Untung Presidennya Prabowo Subianto
Oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip KadiBERANGKAT dari isi pidato tahunan didepan Sidang Paripurna MPR RI pada hari Jum&039at tanggal 14
OPINI
Oleh: Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip Kadi
BERANGKAT dari isi pidato tahunan didepan Sidang Paripurna MPR RI pada hari Jum'at tanggal 14 - Agustus – 2026 yang lalu, sungguh bangsa ini beruntung, karena kini Presidennya Prabowo Subianto (PS).
Dengan segala kekurangan pada tingkat implementasi dan buruknya informasi tetang upah mengupas Brambang, apa yang disampaikan dalam pidato termaksud lengkap dengan angka-angka capaian selama 23 bulan pertamanya adalah kebenaran faktual yang tidak terbantahkan.Baca Juga:
Lebih dari itu, Presiden kita dengan polosnya telah membeberkan sebagian dari warisan penyakit masa lalu yang saat ini memasuki tahap Akut.
Dan walaupun solusi yang ditempuhnya belum menyentuh akar masalah, tapi ibarat dokter ahli, dirinya sudah melangkah untuk mengobati "Canser" dengan stadium akhir yang sedang diderita NKRI.
Sebuah tekad dan keberanian untuk mengubah NKRI sebagai "Wadah dan Alat Bersama" bagi segenap anak bangsa, sebagaimana tuntutan dan perubahan lingkungan strategis global, telah kita mulai.
Prioritas Penyelamatan NKRI
Sebagai bagian dari masa lalu, Presiden kita niscaya tahu bahwa dulu diera Orde Baru kemunafikan berkembang begitu subur dan akal sehat tidak dikedepankan serta kealpaan dalam membangun etika moral dalam berpolitik.
Faktor tersebutlah maka belakangan ini membuat sejumlah Purnawirawan TNI – Polri tampil mempelopori berpolitik tanpa etika moral dalam bentuk menegasikan HAK PILIH (Sebagai HAK AZASI) mayoritas Pemilik Suara dalam Pemilu yang lalu.
Fakta sosial yang tergelar tersebut adalah bukti bahwa konsep Reformasi Internal ABRI yang dicanangkan Pangab saat itu yaitu Jenderal TNI Wiranto, telah mengalami deviasi yang menganga, sehingga proses pembentukan etika moral dalam berpolitik, kembali terabaikan.
Begitu juga dalam hal penegakan hukum, secara kwantatis sungguh yang dilaporkan Presiden kepada Rakyat memang luar biasa, tapi bagaimana dengan cengkeraman olighark terhadap para Hakim dan Penegak Hukum maupun unsur Pemerintahan umum lainnya.
Bukankah kriminalisasi terhadap Ahli Waris Pendiri Bonbin Bandung yang didirikan pada tahun 1930 an (Sebelum NKRI berdiri) yang juga Tokoh Utama Bandung Lautan Api (Almarhum Randen Emma Brata Kusumah) terjadi dengan mulusnya.
Oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip KadiBERANGKAT dari isi pidato tahunan didepan Sidang Paripurna MPR RI pada hari Jum&039at tanggal 14
OPINI
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menilai kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci penting bagi Indonesia
NASIONAL
BOGOR Suasana malam di Jalan Utama Perumahan Sunrise River, Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berubah mer
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Soleman B. Ponto mendorong pemerintah dan DPR membentuk Pengadilan Maritim.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJAB TIMUR Warga RT 17 RW 04, Kelurahan Perjuangan 1, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, menggelar turnamen lacak
NASIONAL
MEDAN Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan Arrahmaan Pane menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dar
PEMERINTAHAN
MEDAN Upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di La
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden ke6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai arah pembangunan yang disiapkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto u
EKONOMI
MANGGARAI TIMUR Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah prioritas untuk men
NASIONAL
JAKARTA Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan belasungkawa atas gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggar
NASIONAL