BREAKING NEWS
Minggu, 13 September 2026

Ketika Anak Presiden Ingin Jadi Presiden

Redaksi - Sabtu, 12 September 2026 08:04 WIB
Ketika Anak Presiden Ingin Jadi Presiden
Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Partainya mendaftarkannya sebagai calon gubernur DKI Jakarta di usia 39 tahun dengan pangkat militer terakhir mayor infanteri.

Gibran Rakabuming Raka juga tidak jauh berbeda.

Pada usia 32 tahun, ia mendapat privilege menjadi calon wali kota Solo dari PDI Perjuangan, tanpa harus memenuhi peraturan internal partai sebagai anggota atau kader aktif minimal tiga tahun.

Dua contoh ini hanya sebagian dari banyak cerita tentang 'legacy leader' di kancah politik Indonesia.

Di kutub yang lain adalah tokoh-tokoh politik yang berasal dari masyarakat biasa.

Kutub ini kerap disebut 'self-made leader', yaitu orang-orang yang dibentuk oleh talenta personal dan kerja keras secara mandiri.

Dua kutub ini sama-sama hidup dan berkembang, melahirkan tokoh-tokohnya masing-masing.

Di Indonesia, misalnya, kutub 'self-made leader' telah melahirkan pemimpin-pemimpin seperti Sukarno, Suharto, B.J. Habibie, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Joko Widodo, bila kita bicara di level presiden.

Para pemimpin yang dinilai berpotensi masuk ke 'liga' ini melalui jalur ini antara lain Dedi Mulyadi (gubernur Jawa Barat), Sherly Tjoanda (gubernur Maluku Utara), Pramono Anung (gubernur DKI Jakarta), Bahlil Lahadalia (Ketua Umum Partai Golkar dan Menteri ESDM), untuk menyebut beberapa.

Di sisi lain, kutub 'legacy leader' juga tidak kalah produktifnya, karena telah memunculkan pemimpin-pemimpin seperti Megawati Sukarnoputri (putri dari Sukarno), Abdurrahman Wahid (putra dari K.H. Wahid Hasjim), Prabowo Subianto (putra dari begawan ekonomi, Sumitro Djojohadikusumo), Gibran Rakabuming (putra dari Presiden ke-7, Joko Widodo), dan kini AHY.

Kutub ini juga turut diramaikan oleh Ketua DPR-RI dan Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani (putri dari Presiden ke-5, Megawati Sukarnoputri), Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto (putra dari menteri perindustrian di era Soeharto, Hartarto), Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar (cicit dari K.H. Bisri Syansuri, salah satu pendiri NU), Ketua Dewan Pembina Partai Golkar dan Menteri Perindustrian, Agung Gumiwang Kartasasmita (putra dari mantan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas dan Menteri Koordinator Bidang Ekuin) dan lain-lain.

Berkaca pada Pengalaman Amerika Serikat

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo Jalani Sidang Perdana di PN Jakut Pekan Depan
Terbentur Aturan Data Pribadi, UGM Tegaskan Hanya Jokowi Sendiri yang Bisa Tunjukkan Ijazah Aslinya ke Publik
Gaji Guru Rendah dan PPPK Terancam PHK, Pengamat Pertanyakan Kegigihan Prabowo Pertahankan MBG sebagai Proyek Prioritas
Dari 300 Lebih Saksi yang Bakal Diperiksa, KPK Belum Pastikan Jokowi Termasuk Bakal Dihadirkan di Sidang Kuota Haji
440 Orang Tewas dalam 2.271 Kecelakaan, Kapolda Aceh Dorong Digitalisasi dan Konsep "Polantas Karib" untuk Cegah Angka Terus Naik
KPK Bakal Hadirkan Lebih dari 300 Saksi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji, Jokowi Termasuk?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru