BREAKING NEWS
Minggu, 13 September 2026

Ketika Anak Presiden Ingin Jadi Presiden

Redaksi - Sabtu, 12 September 2026 08:04 WIB
Ketika Anak Presiden Ingin Jadi Presiden
Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Nilai kategori latar belakang mereka selalu konsisten di peringkat 5 besar. Namun, kinerja mereka sebagai presiden tak sebanding dengan latar belakang mereka.

Uniknya, bila pengamatan diarahkan pada presiden AS yang mencatat peringkat kategori latar belakang yang rendah, hal yang sebaliknya terlihat.

Abraham Lincoln, presiden ke-16 AS, sebagai contoh. Dalam kriteria latar belakang, peringkat Lincoln sangat rendah (berada di papan bawah sekitar peringkat 29-32).

Ia lahir di gubuk kayu miskin, tidak menempuh pendidikan formal tinggi, dan minim pengalaman eksekutif.

Namun, karena kinerja objektifnya yang luar biasa saat menyelamatkan negara dari Perang Saudara, nilai Lincoln secara keseluruhan di mata para responden sangat baik sehingga bertengger di peringkat 1 atau 2 sejarah AS.

Hasil survei SCRI menunjukkan bahwa latar belakang seorang calon presiden AS memiliki kontribusi penting dalam penilaian kinerja mereka.

Latar belakang yang positif dan istimewa, seperti berasal dari kalangan terpandang, memiliki pendidikan yang baik, dan berpengalaman, memberi impresi yang sangat positif.

Namun, para responden survei akan memberikan hukuman lebih berat kepada mereka apabila hasil akhir dari masa jabatan mereka tidak lebih baik.

Jika seorang anak presiden memimpin dengan performa yang biasa-biasa saja atau justru buruk, responden SCRI menganggap mereka gagal memaksimalkan privilege luar biasa yang sudah mereka miliki sejak lahir.

Ini berkebalikan dengan mereka yang datang dari latar belakang miskin yang berhasil mencetak prestasi besar.

Mereka akan dipandang jauh lebih heroik. Dapat dikatakan latar belakang 'mentereng' seorang calon pemimpin berperan sebagai bonus di awal perjalanan.

Ia memberi keunggulan start. Modal kultur sebagai keluarga terpandang, memberi berbagai kemudahan untuk memasuki arena.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo Jalani Sidang Perdana di PN Jakut Pekan Depan
Terbentur Aturan Data Pribadi, UGM Tegaskan Hanya Jokowi Sendiri yang Bisa Tunjukkan Ijazah Aslinya ke Publik
Gaji Guru Rendah dan PPPK Terancam PHK, Pengamat Pertanyakan Kegigihan Prabowo Pertahankan MBG sebagai Proyek Prioritas
Dari 300 Lebih Saksi yang Bakal Diperiksa, KPK Belum Pastikan Jokowi Termasuk Bakal Dihadirkan di Sidang Kuota Haji
440 Orang Tewas dalam 2.271 Kecelakaan, Kapolda Aceh Dorong Digitalisasi dan Konsep "Polantas Karib" untuk Cegah Angka Terus Naik
KPK Bakal Hadirkan Lebih dari 300 Saksi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji, Jokowi Termasuk?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru