BREAKING NEWS
Sabtu, 03 Oktober 2026

Rocky Gerung Dipangku Kekuasaan

Redaksi - Sabtu, 03 Oktober 2026 11:02 WIB
Rocky Gerung Dipangku Kekuasaan
Anggota Wantimpres RI, Rocky Gerung. (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Banyak juga menteri dan setingkat menteri yang merupakan jejaring lama mantan Presiden Joko Widodo, yang selalu dikritik Rocky, seperti Luhut Binsar Pandjaitan, Airlangga Hartarto, Erick Thohir, Tito Karnavian, Budi Gunadi Sadikin, Andi Amran Sulaiman, Sakti Wahyu Trenggono, Zulkifli Hasan, Rosan P. Roeslani, Supratman Andi Agtas, Saifullah Yusuf, Raja Juli Antoni, dan Nusron Wahid.

Nama-nama itu adalah sebagian kecil dari begitu banyak jejaring mantan Presiden Joko Widodo, yang tersebar tidak hanya di jabatan menteri atau setingkat, juga di BUMN dan bahkan birokrat baik sipil, polisi, maupun militer. Sekarang lihat Wantimpres. Ketua lembaga tempat Rocky duduk adalah Pratikno. Selama dua periode pemerintahan Jokowi, 2014–2024, Pratikno adalah Menteri Sekretaris Negara.

Setelah pemerintahan berganti, ia tetap berada di kabinet Prabowo sebelum akhirnya dipercaya memimpin Wantimpres. Deretan nama itu tentu tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa Jokowi mengendalikan pemerintahan Prabowo. Namun kontinuitas begitu banyak figur penting membuka ruang pembacaan bahwa pengaruh politik dan jejaring yang terbentuk selama satu dasawarsa pemerintahan Jokowi belum sepenuhnya hilang. Dalam konteks itulah masuknya Rocky menjadi paradoks.

Ia dahulu berdiri berseberangan dengan Jokowi. Sekarang ia berada dalam sebuah pemerintahan yang Wakil Presidennya adalah putra Jokowi dan sejumlah figur pentingnya justru memiliki jejak panjang bersama pemerintahan Jokowi.

Rocky, dari Pengkritik "Kolam Cebong" ke Dalam Kolam

Rocky dahulu gemar menggunakan metafora untuk menggambarkan pendukung kekuasaan Jokowi. Istilah "cebong" menjadi bagian dari lanskap politik masa itu. Mereka yang berada dekat dengan Jokowi kerap diposisikan sebagai penghuni sebuah kolam politik yang menjadi sasaran kritik. Rocky menyebutnya "kolam cebong".

Kini batas antara luar kolam dan dalam kolam itu menjadi tidak sesederhana dahulu. Rocky memang tidak berubah menjadi pendukung Jokowi hanya karena menerima jabatan dari Prabowo. Tetapi ia sekarang berada dalam struktur kekuasaan yang tidak dapat dilepaskan begitu saja dari Gibran dan dari sejumlah figur yang tumbuh pada pemerintahan Jokowi.

Sulit mengatakan Rocky berada sepenuhnya di luar "kolam" ketika orang yang duduk sebagai Wakil Presiden adalah Gibran, ketika ketua Wantimpres-nya adalah Pratikno, dan ketika sejumlah posisi strategis pemerintahan tetap ditempati figur-figur yang kariernya menanjak pada era Jokowi. Metafora yang dahulu digunakan Rocky untuk orang lain kini berbalik menjadi pertanyaan untuk dirinya sendiri.

Oligarki dan Ambang Batas ala Rocky

Paradoks serupa muncul pada isu oligarki. Rocky adalah salah satu figur publik yang paling keras menghubungkan presidential threshold dengan oligarki. Ketika ambang batas pencalonan presiden masih 20 persen, ia menyatakan bahwa ketentuan tersebut menghambat munculnya pilihan di luar elite partai. Dalam berbagai kesempatan ia mendorong ambang batas pencalonan presiden menjadi nol persen.

Ia juga berulang kali menyerang oligarki sebagai persoalan demokrasi Indonesia. Kini Rocky duduk di pusat kekuasaan ketika partai-partai sedang kembali membicarakan desain kompetisi Pemilu 2029, termasuk ambang batas parlemen dan pembatasan koalisi pencalonan presiden. Posisinya telah berubah secara fundamental. Dahulu Rocky berbicara dari luar pagar kekuasaan sambil menunjuk hidung siapa saja yang dianggap bagian dari kekuasaan, seperti sebutan "dungu", "oligarki", atau "kolam cebong" pendukung pemerintah. Sekarang pagar itu berada di belakangnya.

Memeluk Kekuasaan

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dari Pratikno hingga Listyo Sigit, Pengamat Soroti Tokoh Era Jokowi yang Tetap Berada di Lingkaran Prabowo: Radical Break Sulit Terjadi
Reshuffle, Konsolidasi Prabowo-Jokowi
Sidang Ijazah Memanas Kubu Dokter Tifa Ngotot Desak JPU Hadirkan Jokowi di Persidangan
Memanas di PN JakTim Dokter Tifa Desak Ijazah Jokowi Ditunjukkan, Ancam Lapor KY
Buka Suara Soal Suyudi Gantikan Listyo Sigit, Jokowi: Memang Sudah Saatnya
Dokter Tifa Nilai Sidang Tak Adil, Tim Hukum Protes Ijazah Jokowi Tak Ditampilkan: Mau Buka di Mana Lagi? Mau di Akhirat?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Rocky Gerung Dipangku Kekuasaan

Rocky Gerung Dipangku Kekuasaan

OlehWerdha CandratrilaksitaDALAM aksara Jawa terdapat tanda yang disebut pangkon. Fungsinya sederhana, tetapi menyimpan metafora yang men

OPINI