Dua Advokat Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Gunakan Data Pribadi Tanpa Hak
JAKARTA Dua advokat berinisial HS dan PN dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan pelanggaran UndangUndang Nomor 27 Tahun 2022 tentang
HUKUM DAN KRIMINAL
Jakarta – Telkom melalui layanan digital Netmonk Prime kini mengincar sektor perbankan sebagai target untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan jaringan. Netmonk Prime memungkinkan perusahaan di industri keuangan dan perbankan untuk memantau kinerja jaringan, server, serta Web/API dengan cara yang lebih andal dan mudah dibandingkan metode manual. Monitoring jaringan sangat krusial di sektor perbankan, mengingat tingginya volume transaksi dan layanan yang melibatkan data sensitif.
Dengan Netmonk Prime, tim IT dapat melacak kecepatan transfer data, konektivitas antar-cabang, serta memantau status mesin ATM dan layanan perbankan online secara real-time. Hal ini bertujuan untuk memastikan operasional berjalan lancar tanpa hambatan. Selain itu, Netmonk Prime juga memainkan peran penting dalam aspek keamanan. Layanan ini mampu mendeteksi aktivitas mencurigakan, seperti percobaan serangan siber atau anomali dalam lalu lintas data yang dapat mengancam keamanan sistem perbankan.
Komang Budi Aryasa, EVP Digital Business Telkom, menjelaskan bahwa Netmonk Prime membantu perusahaan untuk mengidentifikasi kapan waktu yang tepat untuk meningkatkan kapasitas jaringan, proaktif menjaga kualitas layanan, serta mendeteksi potensi masalah sejak dini. Dengan kemampuan analisis pola penggunaan jaringan, perusahaan dapat mengoptimalkan pemeliharaan jaringan tanpa mengganggu operasional utama.
“Netmonk Prime memungkinkan perusahaan untuk melihat pola penggunaan jaringan dengan lebih detail, termasuk saat peak hours dan waktu dengan penggunaan rendah, sehingga pemeliharaan dapat dijadwalkan tanpa mengganggu operasional utama,” ujar Komang.
Layanan ini juga memberikan laporan yang membantu menentukan waktu yang ideal untuk menambah kapasitas jaringan, seiring dengan pertumbuhan bisnis yang terus meningkat. Di sektor perbankan, kebutuhan akan server yang andal dan aman sangatlah kompleks. Bank perlu mengelola data transaksi finansial dengan cepat, aman, dan efisien, yang mengharuskan adanya server dengan tingkat keamanan tinggi untuk menjaga data nasabah dari ancaman peretasan dan kebocoran informasi.
Selain itu, server harus mampu menangani penyimpanan data berskala besar dan kompatibilitas dengan sistem lama yang masih banyak digunakan oleh bank. “Kondisi server yang mengalami latensi atau keterlambatan jaringan tinggi bisa berisiko besar bagi reputasi suatu bank. Oleh karena itu, kualitas jaringan yang stabil dan aman menjadi kunci keberhasilan operasional perbankan,” tambah Komang.
(christie)
JAKARTA Dua advokat berinisial HS dan PN dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan pelanggaran UndangUndang Nomor 27 Tahun 2022 tentang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyoroti kondisi petani Indonesia yang dinilainya semakin terdesak aki
EKONOMI
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto melepas langsung kepulangan Presiden Belarus, Aleksandr Lukashenko, usai kunjungan kenegaraan di In
NASIONAL
JAKARTA Mantan Presiden Republik Indonesia ke7, Joko Widodo (Jokowi), dipastikan akan menghadiri sidang lanjutan perkara dugaan ijazah
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan kasus gratifikasi yang menjerat mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Maj
NASIONAL
JAKARTA Sebanyak 30.000 manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dijadwalkan mulai ditempatkan di berbagai daerah pada Agust
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait penggeledahan yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan di RSU
PEMERINTAHAN
MEDAN Tim penasihat hukum (PH) tiga terdakwa kasus dugaan korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Fa
HUKUM DAN KRIMINAL
BENER MERIAH Sebanyak 135 Reje Kampung (Kepala Desa) terpilih periode 20262032 resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya dalam pro
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) resmi meluncurkan rangkaian Bulan Koperasi sebagai pe
NASIONAL