Api di Permukaan Padam, 283 Personel Buru Bara Gambut yang Bersembunyi di Karhutla Kampar
KAMPAR Sebanyak 283 personel gabungan dikerahkan untuk mempercepat pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa
PERISTIWA
YOGYAKARTA –Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta melaporkan adanya lonjakan signifikan dalam kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) pada tahun 2024. Sampai dengan Oktober 2024, tercatat 238 kasus DBD, dan dua kasus tambahan dilaporkan pada bulan November ini, menjadikan totalnya mencapai 240 kasus. Kenaikan ini menunjukkan angka peningkatan sebesar 172,73 persen dibandingkan dengan tahun 2023, yang hanya tercatat 88 kasus.
Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinkes Kota Yogyakarta, Endang Sri Rahayu, mengungkapkan bahwa meskipun kasus DBD tersebar hampir di seluruh wilayah Yogyakarta, terdapat beberapa kelurahan yang paling terdampak. Kelurahan Sorosutan tercatat sebagai wilayah dengan kasus DBD terbanyak, mencapai 17 kasus, diikuti Kelurahan Kricak dengan 15 kasus, dan Wirogunan dengan 14 kasus.
“Angka kasus DBD ini memang cukup signifikan. Peningkatan ini juga terpantau di hampir seluruh wilayah Indonesia,” kata Endang, pada Rabu (13/11).
Penyebaran DBD di Yogyakarta cukup merata, meskipun ada fluktuasi angka yang terlihat di beberapa kelurahan. Sebagian besar penderita DBD adalah anak-anak, termasuk balita usia 1 hingga 4 tahun. Berdasarkan laporan Kewaspadaan Dini Rumah Sakit (KDRS), semua pasien yang dirawat inap di rumah sakit akibat DBD telah berhasil sembuh.
“Usia 7-12 tahun tercatat sebesar 29 persen dari total kasus. Sementara itu, usia 25 tahun ke atas menyumbang 23 persen, diikuti usia 18-27 tahun sebanyak 16 persen, dan usia 13-17 tahun sebanyak 14 persen. Bahkan, balita usia 1-4 tahun tercatat 12 persen,” jelas Endang.
Dinkes Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan melakukan pencegahan terhadap penyebaran DBD. Endang menegaskan pentingnya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serta penerapan gerakan 4M Plus dalam upaya pencegahan, yang meliputi:
Menguras bak mandi dan tempat penampungan air secara rutin. Menutup tempat-tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk. Memantau jentik nyamuk secara berkala. Mengubur barang bekas yang bisa menampung air hujan.Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan masyarakat dapat lebih proaktif dalam mengurangi potensi penyebaran DBD dan meminimalisir kasus penyakit ini.
(N/014)
KAMPAR Sebanyak 283 personel gabungan dikerahkan untuk mempercepat pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa
PERISTIWA
ASAHAN Video bus PT Raja Perdana Inti (Rapi) yang diduga menghalangi laju ambulans di Jalan Lintas Sumatera, kawasan Sungai PiringAek Lob
PERISTIWA
JEMBRANA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap nilai investasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga S
EKONOMI
JEMBRANA Presiden Prabowo Subianto menyebut target swasembada pangan yang awalnya dipatok empat tahun berhasil dicapai pemerintah dalam wa
NASIONAL
JAKARTA Lembaga Pelindungan Saksi dan Korban (LPSK) memberikan pelindungan kepada Ferry Boboho Hongkiriwang, saksi dalam perkara dugaan
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memastikan gaji manajer Koperasi Desa Maju Bersama (KDMP) akan mengacu pada Upah Minimu
EKONOMI
JEMBRANA Presiden Prabowo Subianto menargetkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan dan Sumatera
NASIONAL
DENPASAR Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah bergerak cepat dalam menangani bencana di berbagai daerah, termasuk gempa bumi di
NASIONAL
JEMBRANA Presiden Prabowo Subianto menegaskan jajaran Kabinet Merah Putih tetap harus bekerja meski hari libur. Prabowo bahkan menyebut me
PEMERINTAHAN
JAKARTA Aktor Revaldo Fifaldi kembali berurusan dengan polisi. Revaldo ditangkap Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat terkait dugaan p
HUKUM DAN KRIMINAL