BREAKING NEWS
Rabu, 22 Juli 2026

Jembatan Tanjung Horbo di Waterfront City Pangururan Amblas, Bupati Samosir Turun Tangan

Adelia Syafitri - Rabu, 22 Juli 2026 17:44 WIB
Jembatan Tanjung Horbo di Waterfront City Pangururan Amblas, Bupati Samosir Turun Tangan
Jembatan Tanjung Horbo di kawasan Waterfront City Pangururan, Kabupaten Samosir, amblas setelah diterjang luapan Sungai Sioto akibat hujan berintensitas tinggi, Rabu (22/7/2026). (foto: Pemkab Samosir)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SAMOSIR Jembatan Tanjung Horbo yang berada di kawasan Waterfront City Pangururan, Kabupaten Samosir, amblas setelah diterjang luapan Sungai Sioto akibat hujan berintensitas tinggi, Rabu (22/7/2026).

Jembatan tersebut selama ini menjadi jalur yang sering digunakan masyarakat dan wisatawan sebagai lintasan jogging maupun berjalan kaki.

Menyikapi kejadian itu, Bupati Samosir Vandiko Timoteus Gultom langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi kerusakan sekaligus memastikan langkah penanganan dapat segera dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Baca Juga:

Peninjauan dilakukan guna memastikan keamanan akses di kawasan wisata Waterfront City agar dapat segera difungsikan kembali untuk masyarakat maupun wisatawan.

Dalam kunjungan tersebut, Vandiko didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Rudimanto Limbong, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Immanuel Sitanggang, Pengelola Waterfront City Rudi Siahaan, serta sejumlah pejabat perangkat daerah lainnya.

Berdasarkan hasil peninjauan, derasnya arus Sungai Sioto menggerus konstruksi penyangga jembatan hingga menyebabkan sebagian bangunan amblas.

Jembatan Tanjung Horbo merupakan bagian dari pembangunan kawasan Waterfront City Pangururan yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Saat ini, proyek tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

Karena masih dalam masa pemeliharaan, Pemerintah Kabupaten Samosir segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar proses perbaikan dapat dilakukan secepat mungkin.

"Kami akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat melalui Kementerian PU untuk penanganan dan pemulihan jembatan ini. Akses di kawasan Waterfront City sangat vital bagi masyarakat dan wisatawan, sehingga harus segera dipulihkan," ujar Vandiko.

Selain mempercepat koordinasi dengan pemerintah pusat, Pemkab Samosir juga membatasi akses menuju lokasi jembatan yang terdampak.

Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari risiko yang dapat membahayakan masyarakat maupun wisatawan selama proses perbaikan berlangsung.

Vandiko menegaskan, Pemerintah Kabupaten Samosir akan terus bersinergi dengan Kementerian PU agar proses pemulihan infrastruktur dapat segera direalisasikan.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat sekaligus menjadi bagian dari daya tarik wisata di kawasan Waterfront City Pangururan.

Pemerintah Kabupaten Samosir juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar mematuhi rambu-rambu pengamanan serta mengikuti arahan petugas hingga proses perbaikan selesai dilakukan.* (mi/ad)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polresta Deli Serdang Dalami Dugaan Penyimpangan Program Sawit PTPN IV, Manajemen Belum Hadiri Klarifikasi
Pemprov Sumut Bangun Ruang Kelas Baru di SMK Kepulauan Nias, Ini Pesan Wagub Surya
KPK Periksa Sejumlah Kepala OPD Langkat Terkait Kasus Suap Proyek dan Gratifikasi Bupati Ondim
Kadis Perhubungan Deli Serdang Suryadi Aritonang Mundur, Ini Alasannya
Tiga Pejabat Kabupaten Asahan Ikuti PKN Tingkat II 2026, Perkuat Kepemimpinan Hadapi Bencana dan Daya Saing Daerah
Bupati Fery Tutup Pameran Pembangunan HUT ke-18 Labuhanbatu Selatan, Ribuan Warga Bertahan Meski Diguyur Hujan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru