Polisi Ungkap Perampokan Toko Emas di Tapaktuan dalam 24 Jam, Pelaku Oknum Anggota Polri
TAPAKTUAN Tim gabungan Polres Aceh Selatan bersama personel Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, atau lebih dikenal dengan sebutan Gus Yahya, baru-baru ini melontarkan respons tegas terhadap pernyataan kontroversial dari Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Dalam acara Harlah ke-26 PKB pada 23 Juli 2024, Cak Imin mengklaim bahwa KH Marzuki Mustamar tetap sebagai Ketua NU, sebuah pernyataan yang menuai sorotan tajam karena KH Mustamar telah dicopot dari posisi Ketua PWNU Jatim pada akhir tahun 2023.
Pernyataan yang Kontroversial
Dalam sambutannya di acara Harlah PKB, Cak Imin secara gamblang menyebut KH Marzuki Mustamar sebagai Ketua NU, dan menyinggung kemungkinan pembuatan SK baru jika diperlukan. “Terima kasih KH Marzuki, di hati saya Ketua NU tetap Kiai Marzuki Mustamar,” ujar Cak Imin yang disambut tawa peserta. “Soal SK kan bisa saya buatkan lagi, wong cuma tanda tangan ngono, gampang,” tambahnya, menandai ketidakpahamannya terhadap proses internal NU yang telah ditetapkan.
Gus Yahya: “Pernyataan yang Menghakimi”
Gus Yahya tidak tinggal diam terhadap pernyataan tersebut. Dalam konferensi pers di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan pada 28 Juli 2024, Gus Yahya menegaskan bahwa keputusan terkait KH Mustamar telah dilakukan sesuai dengan mekanisme internal PBNU. Ia menjelaskan, pemberhentian KH Mustamar sebagai Ketua PWNU Jatim telah melalui proses yang sah dan sesuai dengan aturan organisasi. Gus Yahya menilai bahwa tindakan Cak Imin yang mencoba mengeluarkan SK sendiri untuk penggantian posisi ini merupakan tindakan yang tidak tepat dan mengganggu kestabilan internal NU.
“Ya kemarin misalnya ada pernyataan yang menghakimi bahwa keputusan PBNU tentang PWNU Jawa Timur tidak dibenarkan dan mereka tidak bisa terima dan mereka akan membuatkan SK sendiri untuk penerus PWNU Jawa Timur, ini kan masalah,” ujar Gus Yahya. Ia menambahkan bahwa PBNU tidak akan terpengaruh oleh agenda politik luar dan akan tetap melangkah sesuai prosedur yang ada.
Kepentingan Politik di Balik Perseteruan
Menurut Gus Yahya, pernyataan Cak Imin tidak hanya mencerminkan ketidakpahaman terhadap struktur dan proses internal NU, tetapi juga diduga mengandung kepentingan politik. “Kita juga kita tahu kita paham kepentingan politik di situ ada agenda-agenda politik di situ kami paham maka kami juga tidak mau melangkah tergesa-gesa,” ujarnya. Gus Yahya menegaskan bahwa PBNU akan tetap pada prinsip dan aturan yang telah ditetapkan tanpa terpengaruh oleh manuver politik eksternal.
Konflik yang Memanas
Konflik antara PKB dan PBNU nampaknya semakin meruncing dengan pernyataan-pernyataan yang saling bertentangan. PKB, yang selama ini berhubungan erat dengan NU, kini menghadapi ketegangan dengan PBNU terkait soal kepemimpinan dan keputusan organisasi. Konflik ini mencerminkan ketegangan yang lebih luas dalam politik nasional, di mana partai politik dan organisasi keagamaan saling berhadapan dengan kepentingan masing-masing.
Kesimpulan
Pernyataan Cak Imin yang menganggap KH Marzuki Mustamar sebagai Ketua NU dan kemampuannya untuk membuat SK baru telah memicu respons tegas dari Gus Yahya dan PBNU. Dengan konflik yang semakin memanas, penting bagi semua pihak untuk memahami dan menghormati mekanisme internal organisasi untuk menjaga keharmonisan dan integritas dalam struktur keagamaan dan politik di Indonesia.
(N/014)
TAPAKTUAN Tim gabungan Polres Aceh Selatan bersama personel Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda
HUKUM DAN KRIMINAL
YOGYAKARTA Pemerintah Aceh meraih tiga penghargaan dalam ajang Forum Pemred Multimedia Award 2026 yang digelar di Hotel Alana, Yogyakart
PEMERINTAHAN
JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyayangkan pernyataan advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan ke
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, menegaskan penetapan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Asosiasi Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri), Asrul Azis Taba, kembali mengajukan gugatan p
NASIONAL
MAKASSAR Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan proyek strategis nasional Blok Masela resmi memasuki t
EKONOMI
NEW YORK Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia, Spanyol dan Argentina, pada Senin (20/7/2026) di
OLAHRAGA
TAPANULI TENGAH Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, memicu banjir setelah t
PERISTIWA
JAKARTA Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid, mengkritik pernyataan pengacara Hotman Paris Hutapea
NASIONAL
SIMALUNGUN Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, meluncurkan sejumlah program prioritas saat melakukan kunjungan kerja ke Keca
PEMERINTAHAN