RI Siapkan Impor 100 Ribu Tabung CNG untuk Gantikan LPG 3 Kg
JAKARTA Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan rencana impor sekitar 100 ribu tabung compressed natural gas (CNG)
EKONOMI
JAKARTA -Pekan ini, dunia politik Tanah Air dikejutkan dengan keputusan mengejutkan dari Yusril Ihza Mahendra, yang telah memimpin Partai Bulan Bintang (PBB) sejak era Reformasi tahun 1998. Pada Sidang Musyawarah Dewan Partai (MDP) yang berlangsung pada Sabtu (18/5/2024), Yusril resmi mengumumkan mundur dari jabatan ketua umum.
Dalam pidato pengunduran dirinya, Yusril mengakui bahwa dia telah memimpin partai selama lebih dari seperempat abad. Dia merasa bahwa saatnya telah tiba untuk memberikan kesempatan pada regenerasi kepemimpinan di PBB. Meskipun melepaskan jabatan ketua umum, Yusril menegaskan bahwa dia akan tetap aktif dalam dunia politik, kali ini sebagai individu dengan latar belakang akademisi dan pengalaman panjang dalam politik Tanah Air.
Dalam upaya untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Yusril, MDP memilih Fahri Bachmid sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum. Keputusan ini diambil setelah pemungutan suara yang berlangsung di tengah Sidang MDP. Fahri Bachmid berhasil meraih dukungan sebanyak 29 suara dari peserta MDP, mengalahkan pesaingnya, Ir Afriansyah Noor MSi, Sekjen DPP PBB, yang juga memperoleh dukungan sebanyak 29 suara.
Menanggapi pengunduran diri Yusril, Sekjen PBB Afriansyah Noor menyatakan bahwa ini adalah keputusan yang telah direncanakan sebelumnya. Yusril menyatakan keinginannya untuk beristirahat dari kancah politik nasional, meskipun alasan detailnya belum dijelaskan secara rinci. Afriansyah menegaskan bahwa Yusril telah memimpin partai selama dua periode atau sekitar 10 tahun, dan saatnya bagi DPW, DPC, dan DPP PBB untuk menentukan ketua umum yang baru dalam Muktamar mendatang.
Pengunduran diri Yusril dari jabatan ketua umum PBB membuka babak baru dalam sejarah partai yang telah lama berdiri. Pertanyaan tentang arah dan visi politik PBB ke depan menjadi sorotan, sementara proses regenerasi kepemimpinan di partai ini akan menjadi perhatian utama para kader dan pengamat politik.
Sebagai salah satu figur hukum yang berpengaruh di Indonesia, Yusril dipandang sebagai tokoh yang dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pembangunan hukum dan demokrasi di Tanah Air, baik melalui jalur partai politik maupun dalam kapasitasnya sebagai individu yang bergerak di luar partai.
Dengan mundurnya Yusril dari kepemimpinan PBB, panorama politik Indonesia semakin menarik untuk diamati. warganet di media sosial pun aktif berdiskusi dan mengomentari langkah politik ini serta memperdebatkan implikasinya bagi masa depan politik Indonesia.
(N/014)
JAKARTA Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan rencana impor sekitar 100 ribu tabung compressed natural gas (CNG)
EKONOMI
BANGKALAN Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM Bangkalan Bersatu menggeruduk kantor DPRD Bangkalan, Senin (18/5/2026). Mer
PEMERINTAHAN
MANDAILING NATAL Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo (M) 3,2 mengguncang wilayah Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, pada Senin
PERISTIWA
JAKARTA Suasana hangat dan penuh kebahagiaan mewarnai resepsi pernikahan Anselmus Agung Sulaksana dan Tri Sony Saragih yang digelar di J
NASIONAL
SEMARANG Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) RI Farida Farichah mendorong civitas akademika dan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNN
PENDIDIKAN
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera menegaskan bahwa percepatan pemulihan d
PEMERINTAHAN
MEDAN Tim gabungan lintas instansi yang dipimpin Den Intel Komando Daerah TNI AL (Kodaeral) I Belawan berhasil menggagalkan upaya penyel
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk meninjau progres
NASIONAL
JAKARTA Mantan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy selesai menjalani pemeriksaan oleh Ko
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo merespons santai desakan sejumlah pihak yang menyarankan dirinya mundur dari jabatan
EKONOMI