BREAKING NEWS
Rabu, 11 Maret 2026

Golkar Jawab Tudingan Hasto Soal Bobby Jadi Cagub Untungkan Dewa-dewa

BITVonline.com - Selasa, 09 April 2024 01:11 WIB
Golkar Jawab Tudingan Hasto Soal Bobby Jadi Cagub Untungkan Dewa-dewa
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BITVONLINE.COM -Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgub Sumut) memasuki babak baru dengan keputusan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, untuk maju dalam kontestasi tersebut melalui Partai Golkar. Keputusan ini tidak hanya menciptakan ekspektasi baru dalam politik Sumatera Utara, tetapi juga menimbulkan berbagai spekulasi dan tanggapan dari berbagai pihak.

Bobby Nasution, yang juga menantu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), secara terbuka menyatakan niatnya untuk bersaing dalam Pilgub Sumut melalui Partai Golkar. Namun, keputusan ini tak luput dari sorotan tajam Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang mengkritiknya sebagai keuntungan bagi ‘dewa-dewa’.

Pada akhir pekan lalu, Bobby Nasution menyatakan kepada wartawan bahwa dia tidak sendirian dalam perhelatan Pilgub Sumut melalui Partai Golkar. Dia menjelaskan bahwa selain dirinya, Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah juga akan menjadi kandidat calon gubernur dari Partai Golkar di Sumatra Utara.

Sementara itu, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto juga telah mengonfirmasi bahwa Bobby Nasution akan maju sebagai calon gubernur Sumut lewat Partai Golkar. Hal ini mengindikasikan bahwa Partai Golkar telah memberikan dukungan dan penugasan resmi kepada Bobby Nasution untuk mengikuti proses pilkada tersebut.

Namun, di tengah dinamika ini, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyoroti hal lain yang tidak kalah penting, yaitu supremasi hukum di Indonesia. Dalam diskusi terbarunya, Hasto menyampaikan keprihatinannya terhadap supremasi kekuasaan satu pihak yang dapat mengganggu dinamika demokrasi.

Perbincangan ini menunjukkan betapa kompleksnya politik dan persaingan di tingkat regional seperti Pilgub Sumut. Dinamika antarpartai, peran keluarga politik, serta perhatian terhadap prinsip-prinsip demokrasi dan supremasi hukum menjadi sorotan utama dalam konteks ini.

(K/09)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru