Dua Advokat Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Gunakan Data Pribadi Tanpa Hak
JAKARTA Dua advokat berinisial HS dan PN dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan pelanggaran UndangUndang Nomor 27 Tahun 2022 tentang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Debat yang terus berlanjut selama hampir 15 tahun tentang RUU Larangan Minuman Beralkohol (LMB) akhirnya mencapai puncaknya, dengan panggilan terakhir dari Anggota DPD RI dan Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Miras, Fahira Idris. Dalam pernyataannya yang tajam, Fahira menyoroti urgensi pengesahan RUU ini sebagai langkah krusial dalam melindungi generasi muda Indonesia dari bahaya minuman keras.
“Pembahasan RUU LMB sudah berlangsung terlalu lama, hampir 15 tahun. Saatnya bagi DPR untuk mengesahkannya menjadi undang-undang,” ujar Fahira Idris dengan nada tegas.
Menurutnya, RUU ini menjadi penting karena hingga saat ini, belum ada aturan setingkat undang-undang yang secara komprehensif mengatur tentang minuman beralkohol. Sebagai negara yang menghargai nilai-nilai moral dan perlindungan anak, Indonesia perlu memiliki payung hukum yang jelas dan tegas terkait dengan masalah ini.
Fahira juga menyoroti dampak negatif yang ditimbulkan oleh konsumsi minuman beralkohol, termasuk masalah kesehatan, kecelakaan, kekerasan dalam rumah tangga, kriminalitas, dan dampak sosial lainnya. Oleh karena itu, perlunya aturan yang komprehensif dan tegas untuk mengatasi masalah ini menjadi semakin mendesak.
“Saya berharap DPR bersedia memberikan kado indah bagi masyarakat dengan mengesahkan RUU LMB,” tegas Fahira.
Lebih lanjut, Fahira menjelaskan bahwa naskah terakhir RUU LMB sudah sangat akomodatif, komprehensif, dan memperhatikan aspek perlindungan anak. RUU ini juga melibatkan berbagai pihak, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah, pemerintah daerah, dan penegak hukum dalam mengawasi kegiatan terkait dengan minuman beralkohol.
Dengan panggilan terakhir ini, harapan masyarakat Indonesia untuk memiliki undang-undang yang mengatur masalah minuman beralkohol secara komprehensif semakin dekat. Tetapi, tantangan besar masih menanti, dan keputusan DPR menjadi penentu arah bagi perlindungan generasi muda dari bahaya miras.
(AS)
JAKARTA Dua advokat berinisial HS dan PN dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan pelanggaran UndangUndang Nomor 27 Tahun 2022 tentang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyoroti kondisi petani Indonesia yang dinilainya semakin terdesak aki
EKONOMI
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto melepas langsung kepulangan Presiden Belarus, Aleksandr Lukashenko, usai kunjungan kenegaraan di In
NASIONAL
JAKARTA Mantan Presiden Republik Indonesia ke7, Joko Widodo (Jokowi), dipastikan akan menghadiri sidang lanjutan perkara dugaan ijazah
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan kasus gratifikasi yang menjerat mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Maj
NASIONAL
JAKARTA Sebanyak 30.000 manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dijadwalkan mulai ditempatkan di berbagai daerah pada Agust
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait penggeledahan yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan di RSU
PEMERINTAHAN
MEDAN Tim penasihat hukum (PH) tiga terdakwa kasus dugaan korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Fa
HUKUM DAN KRIMINAL
BENER MERIAH Sebanyak 135 Reje Kampung (Kepala Desa) terpilih periode 20262032 resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya dalam pro
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) resmi meluncurkan rangkaian Bulan Koperasi sebagai pe
NASIONAL