Prabowo Ingatkan Lulusan IPDN 2026: Jangan Jadi Pemimpin Sombong!
SUMEDANG Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan pesan khusus kepada 1.204 lulusan Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan Ins
NASIONAL
JAKARTA – Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri, menyindir pihak yang meminta partainya untuk bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM). Ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak ada kaitannya dengan pihak luar PDIP. Dalam pidatonya pada perayaan HUT PDIP ke-52 tahun di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/1/2025), Megawati menceritakan bahwa banyak pejabat negara yang datang meminta pendapatnya, namun mereka menginginkan agar pertemuan tersebut tidak terekspose ke publik.
Ia pun mempertanyakan alasan di balik kekhawatiran tersebut. “Sekarang aku ditanyai orang, aku tuh bilang saya ini pemerintah bagian mana toh, lah kok kamu datang ke saya toh, urusan hukum, urusan pertanian, betul loh. Diem-diem loh, ngumpet-ngumpet loh,” ujar Megawati. Megawati juga menekankan bahwa dirinya kesal dengan alasan yang menyebutkan bahwa pejabat negara khawatir karena PDIP tidak masuk dalam KIM. “Lah apa urusannya aku mesti masuk ke KIM atau saya enggak masuk ke KIM.
Gile. Ayo tepuk tangan yang hebat,” tegasnya. Setelah Pilpres 2024, berbagai partai politik yang sebelumnya berseberangan kini bergabung dalam KIM mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran, sementara PDIP tetap memilih untuk tidak bergabung dengan koalisi tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Megawati juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas responsnya terkait pemulihan nama baik dan hak-hak Bung Karno, presiden pertama Republik Indonesia. Ia menyampaikan apresiasi atas tindakan yang diambil oleh Presiden Prabowo setelah MPR RI mencabut TAP MPRS Nomor XXXIII/MPRS/1967 yang mencabut kekuasaan Presiden Soekarno.
“Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah merespons surat pimpinan MPR RI terkait tindak lanjut pemulihan nama baik dan hak-hak Bung Karno sebagai Presiden Republik Indonesia pertama,” kata Megawati. Ia juga menambahkan bahwa tindakan ini harus menjadi momentum rekonsiliasi nasional untuk memperbaiki sejarah dan memulihkan nama baik Bung Karno.
(christie)
SUMEDANG Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan pesan khusus kepada 1.204 lulusan Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan Ins
NASIONAL
PEMALANG Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang, Jawa Tengah, Ano
HUKUM DAN KRIMINAL
SUMEDANG Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pesan tentang besarnya potensi dan kekayaan Indonesia saat melantik 1
NASIONAL
SUMEDANG Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan optimisme mengenai masa depan ekonomi Indonesia di hadapan 1.204 lulu
EKONOMI
BATU BARA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pendapat Akhir F
PEMERINTAHAN
BATU BARA DPRD Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) Badan Usaha Milik
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk memanggil mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo sebagai sak
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta para lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII agar
NASIONAL
OlehSutrisno PangaribuanUPAYA cari muka kepada Bobby Nasution mulai muncul dengan pernyataan Anggota DPRD Sumut tentang kuorum Rapat Paripu
OPINI
JAKARTA Sukun dinilai memiliki potensi besar menjadi salah satu pangan unggulan masa depan Indonesia. Selain memiliki kandungan gizi yan
PERTANIAN AGRIBISNIS