Koops Habema Buka Suara soal Insiden Tembagapura, Tegaskan Tak Ada Penembakan Warga Sipil
JAKARTA Koops Habema angkat bicara terkait insiden penembakan yang menewaskan seorang remaja perempuan bernama Nalince Wamang (17) di wi
NASIONAL
JAKARTA -Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar tetap patuh pada prinsip keadilan dalam menegakkan hukum. Hal ini ia sampaikan dalam pidato politiknya di kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Selasa (18/2).
Hasto menegaskan bahwa hukum tidak hanya harus berlandaskan aturan formal, tetapi juga mempertimbangkan aspek sosial, budaya, dan kemanusiaan. Ia menekankan pentingnya peran hakim sebagai pembelajar sepanjang hayat agar dapat mewujudkan keadilan yang sejati.
"Hukum tanpa keadilan hanyalah seperangkat aturan kering tanpa roh. Karena itu, hakim harus bertindak sebagai pembelajar sepanjang hayat, menjadi peneliti, bahkan filsuf, agar mampu mewujudkan keadilan sejati," ujar Hasto.
Menurut Hasto, keadilan tidak akan tercapai jika hakim hanya terpaku pada teks hukum tanpa memahami denyut keadilan di masyarakat. Ia mengutip pemikiran Ketua Mahkamah Agung (MA), Sunarto, yang menyatakan bahwa hakim harus merasakan kehidupan dalam setiap keputusan yang diambil.
Lebih lanjut, Hasto menegaskan bahwa dirinya siap mengikuti seluruh proses hukum di KPK secara koperatif. Namun, ia juga berharap agar lembaga antirasuah tersebut tetap berpegang teguh pada prinsip hukum yang benar dan tidak melenceng dari koridor keadilan.
"Sebagai momentum untuk menyampaikan kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa saya siap dan akan selalu koperatif mengikuti seluruh proses hukum di KPK. Hal yang sama juga saya harapkan dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Jadi, kalau memang bersalah, saya siap untuk menjalankan seluruh tanggung jawab," tegasnya.
Namun, Hasto juga menyinggung adanya proses politik yang terjadi di balik kasus yang menimpanya. Menurutnya, sebagai kader partai, ia siap menghadapi segala konsekuensi yang muncul sebagai bagian dari pengorbanan terhadap cita-cita bangsa.
"Sejak awal, kami sudah menyampaikan bahwa ada proses politik yang terjadi. Sebagai kader partai, tentu kami siap menghadapi segala konsekuensi sebagai bagian dari pengorbanan terhadap cita-cita bangsa," tambahnya.
Selain itu, Hasto turut menyinggung pernyataan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang menyebut pemikiran Prof. Sunarto sebagai "secercah harapan" di tengah kondisi hukum yang dinilai semakin jauh dari prinsip keadilan.
"Harapan itu penting, terutama ketika hukum digunakan sebagai alat kekuasaan dan demokrasi semakin terancam akibat penyalahgunaan wewenang oleh Presiden Jokowi," pungkas Hasto.
Dengan pernyataannya ini, Hasto menegaskan komitmennya untuk mengikuti proses hukum secara transparan dan meminta agar KPK tetap berpegang pada prinsip keadilan tanpa terpengaruh kepentingan politik.
(vv/a)
JAKARTA Koops Habema angkat bicara terkait insiden penembakan yang menewaskan seorang remaja perempuan bernama Nalince Wamang (17) di wi
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat hingga menembus level Rp17.500 terhadap rupiah. Menanggapi kondisi tersebut
EKONOMI
MEDAN Harga Minyakita di Kota Medan melonjak hingga menembus Rp22.000 per liter, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapk
EKONOMI
NGANJUK Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan adanya makna khusus di balik angka 1.061 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang dire
NASIONAL
JAKARTA Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan apresiasi terhadap mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dalam acara tasy
POLITIK
NGANJUK Presiden RI Prabowo Subianto mengklaim bahwa gaji hakim di Indonesia saat ini telah melampaui sejumlah negara di kawasan Asia Te
POLITIK
NGANJUK Presiden RI Prabowo Subianto mengakui program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menghadapi sejumlah persoalan dalam pelaksanaanny
PEMERINTAHAN
NGANJUK Presiden RI Prabowo Presiden RI PrabowoSubianto menyoroti dampak ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diklaim ma
EKONOMI
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto meminta generasi muda tidak menilai hasil pembangunan secara jangka pendek, melainkan melihat dampakny
NASIONAL
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya siap bertanggung jawab penuh apabila masih ada masyarakat Indonesia yang meng
NASIONAL