BREAKING NEWS
Senin, 20 April 2026

Presiden Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada Serentak 2024 di Istana Negara

Redaksi - Kamis, 20 Februari 2025 09:41 WIB
Presiden Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada Serentak 2024 di Istana Negara
Presiden RI Prabowo Subianto
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik 961 kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2024, termasuk 33 gubernur, 363 bupati, dan 85 wali kota, secara bersamaan di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan ini akan menjadi yang pertama kali dilakukan secara serentak di Istana Kepresidenan.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, mengungkapkan bahwa pelantikan ini mencakup seluruh kepala daerah yang terpilih, termasuk wakil gubernur, wakil bupati, dan wakil wali kota.

"Sebanyak 961 kepala daerah, terdiri dari 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, dan 85 wakil wali kota akan dilantik dalam satu rangkaian prosesi," ujar Yusuf dalam keterangan persnya, Rabu (19/2).

Setelah pelantikan, Presiden Prabowo juga akan menyampaikan amanat kepada para kepala daerah yang baru dilantik. Pelantikan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memulai masa jabatan kepala daerah terpilih dengan prosesi yang penuh khidmat.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyampaikan bahwa para kepala daerah telah menjalani gladi kotor dan gladi bersih di kawasan Monas pada 18 dan 19 Februari 2025, guna mempersiapkan prosesi yang tertib dan lancar.

"Para kepala daerah terpilih sudah diberi penjelasan tentang rangkaian kegiatan, dan di Istana Negara juga akan ada upacara. Kami berharap semua dapat menjalani proses ini dengan tertib dan rapi," kata Bima.

Pelantikan ini menjadi sorotan karena menjadi momen bersejarah, di mana untuk pertama kalinya kepala daerah dari seluruh Indonesia dilantik serentak di Istana Negara.

(gn/n14)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru