Pernyataan ini mendapat respons santai dari Presiden Jokowi, yang menyatakan siap jika ada bukti hukum terkait dirinya atau keluarganya. "Kalau ada bukti hukum, ya silakan," kata Jokowi, di kediamannya, Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (21/2/2025) siang.
Hasto yang juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI 2019–2024 ini mengungkapkan bahwa dirinya kooperatif selama proses pemeriksaan. Ia mengaku menjawab 62 pertanyaan dari penyidik KPK dengan terbuka, meski sebagian besar pertanyaan tersebut sudah pernah diajukan sebelumnya.
Hasto menegaskan bahwa dirinya siap menerima konsekuensi apa pun sebagai bagian dari pengabdiannya untuk bangsa dan negara.
Saat ini, Hasto ditahan untuk 20 hari pertama di Rumah Tahanan Negara Klas I Jakarta Timur, hingga 11 Maret 2025. KPK juga menyebut bahwa Hasto terlibat dalam usaha menghalangi proses penyidikan terkait pelarian Harun Masiku yang kini masih buron.