Prabowo Klaim SWF Indonesia Tembus Top 5 Dunia, Aset Capai US$1.000 Miliar: Lampaui Qatar dan Singapura
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto mengklaim Indonesia kini memiliki sovereign wealth fund (SWF) atau dana kekayaan negara yang masuk lim
EKONOMI
JAKARTA -Grup band asal Purbalingga, Sukatani, akhirnya memberikan pernyataan resmi setelah kontroversi yang menyusul lagu mereka yang berjudul "Bayar Bayar Bayar" menjadi viral di media sosial. Dalam unggahan Instagram Story pada Sabtu (22/2/2025), Sukatani mengungkapkan bahwa mereka berada dalam kondisi yang lebih aman dan mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diterima dari berbagai pihak selama beberapa hari terakhir.
"Kami ingin mengabarkan bahwa kondisi kami sudah membaik dan berada pada ruang yang lebih aman. Terima kasih atas dukungan dan doa yang diberikan oleh semua pihak," tulis Sukatani.
Band yang sebelumnya menjadi sorotan setelah lagu mereka dianggap sebagai kritik terhadap oknum kepolisian yang melanggar aturan itu juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendukung mereka, yang membuat mereka tetap kuat menghadapi situasi sulit ini.
Selain itu, Sukatani juga memberikan informasi bahwa mereka telah mencabut kuasa dari pengacara Tomi Gumilang. "Kami ingin menginformasikan bahwa kami juga sudah mencabut kuasa dari Tomi Gumilang (Sitomgum Law Firm). Love you all," tulis mereka.
Sukatani juga mengklarifikasi bahwa lagu "Bayar Bayar Bayar" awalnya dibuat sebagai bentuk kritik terhadap oknum kepolisian, namun setelah mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan, mereka memutuskan untuk menarik lagu tersebut dari berbagai platform digital dan meminta pihak lain untuk menghapusnya.
Sebelumnya, band ini memohon maaf secara langsung kepada Kapolri dan institusi Polri melalui video permohonan maaf yang diunggah pada Kamis (20/2/2025). "Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lagu ciptaan kami yang berjudul 'Bayar Bayar Bayar'," kata Muhammad Syifa Al Ufti, vokalis band Sukatani, dalam pernyataannya.
Kontroversi ini menciptakan berbagai spekulasi, termasuk dugaan bahwa pihak kepolisian mengintervensi Sukatani. Namun, band ini mengklarifikasi bahwa mereka telah mempertimbangkan dampak dari karya mereka dan memilih untuk menariknya sebagai langkah penyelesaian.
(km/a)
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto mengklaim Indonesia kini memiliki sovereign wealth fund (SWF) atau dana kekayaan negara yang masuk lim
EKONOMI
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan memperluas akses pembiayaan murah bagi masyarakat melalui jaringan Koperasi
EKONOMI
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto menegaskan perlunya pembenahan internal di seluruh aparat penegak hukum sebagai langkah memperkuat kep
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Eks Wakil Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) periode 20142019, Budianto Tarigan, melontarkan kritik keras terhadap Preside
POLITIK
JAKARTA Kuasa hukum Roy Suryo cs, Ahmad Khozinudin, memprotes beredarnya informasi yang menyebut berkas perkara dugaan tudingan ijazah p
HUKUM DAN KRIMINAL
TUBAN Kepala Kepolisian Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo menyampaikan aspirasi para petani kepada Presiden Prabowo Subianto terka
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara tasyakuran hari ulang tahun ke84 Wakil Presiden ke10 dan ke12 RI
NASIONAL
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto mengaku sedih dan prihatin atas masih ditemukannya dugaan penyelewengan yang dilakukan oleh sejumlah p
NASIONAL
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan men
EKONOMI
JAKARTA Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Guntur Romli merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa Presiden perta
POLITIK