Nadiem Ajukan Banding usai Divonis 10 Tahun: Saya Akan Terus Berjuang
JAKARTA Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menyatakan akan mengajukan banding
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Ahmad Dhani, mengemukakan usulan unik terkait naturalisasi pemain sepak bola asing untuk memperkuat tim nasional Indonesia.
Dhani mengusulkan agar pemain sepak bola yang sudah berusia tua, terutama yang berusia di atas 40 tahun, dinaturalisasi dan dijodohkan dengan perempuan Indonesia untuk kemudian memiliki anak yang dibina oleh pemerintah untuk menjadi pemain sepak bola.
Usulan tersebut disampaikan oleh Ahmad Dhani dalam rapat Komisi X DPR RI, yang membahas persetujuan pemberian status WNI terhadap tiga pesepakbola keturunan Indonesia, yakni Emil Audero Mulyadi, Dean Ruben James, dan Joey Mathijs Pelupessy.
Menurut Dhani, langkah ini merupakan bagian dari revolusi dalam dunia persepakbolaan Indonesia.
"Saya itu orang yang termasuk setuju, sangat setuju naturalisasi, bahkan sampai 50-50 pun saya nggak ada masalah separuh-separuh.
Karena menurut saya, ini adalah bagian dari revolusi dalam dunia persepakbolaan," ujar Dhani di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (5/3/2025).
Dhani menambahkan, selain naturalisasi pemain muda, ia juga mengusulkan naturalisasi pemain yang sudah berusia lanjut.
"Lalu naturalisasi, tidak harus itu pemain muda. Bisa juga, misalnya, pemain-pemain bola yang sudah di atas usia 40, itu bisa juga kita naturalisasi pemain bola yang hebat, lalu kita jodohkan dengan perempuan Indonesia.
Nah, anaknya itu yang kita harapkan menjadi pemain bola yang bagus juga," ujarnya.
Menurut Dhani, dengan strategi ini, anak-anak dari pemain yang dinaturalisasi dan memiliki ibu warga negara Indonesia (WNI) diharapkan bisa mengembangkan potensi mereka untuk menjadi atlet sepak bola berprestasi di masa depan.
"Ini pemikirannya agak out of the box, Pak Erick, tapi bisa dianggarkan untuk 2026 programnya.
Jadi pemain bola di atas 40 tahun yang mau dinaturalisasi dan mungkin yang duda, kita carikan jodoh di Indonesia," tambahnya.
Dhani juga menyinggung tentang kemungkinan untuk mendatangkan pemain-pemain berbakat dari negara-negara seperti Arab, Aljazair, dan Maroko yang sudah berusia lebih tua namun masih memiliki kemampuan luar biasa.
"Jadi kemungkinan ada pemain Arab, Algeria, atau Aljazair, atau yang mana, mungkin Maroko, banyak pemain jago-jago, mungkin yang sudah tua, kita naturalisasi, Pak.
Carikan istri di sini, lalu anaknya kita bina, Pak," kata Dhani.
Dhani berharap agar pendapatnya ini dapat dipertimbangkan oleh pemerintah dan federasi sepak bola Indonesia.
"Itu pasti yakin hasilnya akan lebih baik karena dia Indonesian born.
Ini untuk ke depannya, Pak Erick, mungkin bisa dipikirkan. Terima kasih," pungkasnya.
(dc/p)
JAKARTA Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menyatakan akan mengajukan banding
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Polda Metro Jaya segera melimpahkan berkas perkara tiga tersangka dalam kasus dugaan penyebaran fitnah terkait ijazah Presiden k
NASIONAL
JAKARTA Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo kembali menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
NASIONAL
JAKARTA Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman tambahan kepada terdakwa kasus dugaan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan pola penyebaran promosi judi online (judol) di media sosi
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan pasokan minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dalam kon
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji, Yaqut Cholil Qoumas, telah menjalani
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menegaskan komitmennya mendukung upaya pemerintah pusat dalam mencegah penyebaran pah
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mengajak para pakar perencana pembangunan dari berbagai daerah di Indonesia untuk berk
PEMERINTAHAN
JAKARTA Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memaparkan sejumlah pertimbangan y
HUKUM DAN KRIMINAL