Waisak 2026, Menag Ajak Umat Buddha Perkuat Toleransi dan Welas Asih
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Buddha untuk terus memperkuat nilai toleransi, persaudaraan, welas asih, serta kontr
NASIONAL
JAKARTA -Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menilai bahwa Presiden Prabowo Subianto perlu diberi ruang untuk menjalankan tugasnya.
Menurutnya, publik tidak bisa langsung menghakimi kinerja Prabowo hanya berdasarkan lima bulan masa pemerintahannya.
Pernyataan itu disampaikan SBY saat menanggapi maraknya unjuk rasa terhadap kinerja Pemerintahan Prabowo dalam acara bedah buku "Standing Firm for Indonesia's Democracy: An Oral History of President Susilo Bambang Yudhoyono," yang digelar oleh KBRI Tokyo secara hybrid pada Jumat (7/3/2025).
"Pertama, presiden Prabowo ini baru memimpin sekitar 5 bulan. You cannot judge it with what happened in the last 5 months," kata SBY dalam acara tersebut.
Namun, SBY juga mengingatkan bahwa publik perlu memberikan kesempatan kepada Presiden Prabowo untuk menjalankan tugasnya, meskipun rakyat tetap memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi dan pendapat mereka terhadap kinerja pemerintahan.
"Kasih kesempatan Presiden kita untuk menjalankan tugasnya, meskipun setiap saat rakyat bisa berbicara, bisa menyampaikan pandangannya.
Itu malah bagus. Pemimpin yang tak pernah tahu harapan rakyat, suara rakyat, pemimpin yang kurang beruntung," ujar SBY.
Selama 10 tahun masa kepemimpinan, SBY mengungkapkan bahwa dirinya sering menerima kritik dan unjuk rasa dari berbagai elemen masyarakat.
Meski begitu, ia menyatakan bahwa ia senang dengan adanya kritik tersebut karena dapat mencegah dirinya mengambil keputusan yang salah.
"Saya dulu 10 tahun, ada saja kritik, ada saja unjuk rasa. But I was happy. Karena mencegah saya mengambil keputusan yang salah, kebijakan yang salah," tutur SBY.
"Sesuatu yang sesakit apapun, suara mereka harus didengar, asalkan realistis dan jernih. Kalau ada salah informasi dari publik tentang kebijakan pemerintah, harus dijelaskan dengan baik," lanjutnya.
SBY menegaskan bahwa dialog adalah bagian dari ruh demokrasi dan negara tidak akan maju jika tidak ada komunikasi antara pemerintah dan rakyat.
"Oleh karena itu, kalau rakyat berbicara, itulah pemberi mandat kepada pemimpin.
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Buddha untuk terus memperkuat nilai toleransi, persaudaraan, welas asih, serta kontr
NASIONAL
JAKARTA Sejumlah harga komoditas pangan mengalami kenaikan usai libur panjang Iduladha pada akhir pekan ini. Kenaikan terutama terjadi p
EKONOMI
JAKARTA Kuasa hukum PT Putraprima Mineral Mandiri (PMM), Poltak Silitonga, membantah tudingan bahwa perusahaannya tidak kooperatif dalam
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA PT QMB New Energy Materials meraih penghargaan TOP CSR Awards 2026 Corporate Level STAR 4 (Bintang 4) berkat program tanggung ja
NASIONAL
JAKARTA Polisi menangkap pasangan suami istri berinisial RM dan ER, pemilik wedding organizer (WO) Marwah yang diduga menipu puluhan pas
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kasus kekerasan seksual yang melibatkan pengasuh Padepokan Padang Ati di Pekalongan kembali memicu keresahan publik. Peristiwa i
NASIONAL
SOLO Pakar linguistik Universitas Sebelas Maret (UNS), Miftah Nugroho, menilai Indonesia belum siap menerapkan pengajaran bahasa Prancis
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Momentum Idul Adha tidak sematamata dimaknai sebagai ritual penyembelihan hewan kurban. Lebih dari itu, umat Islam diajak un
AGAMA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak 2570 Buddhis Era (BE) kepada seluruh umat Buddha di Indon
NASIONAL
MAKKAH Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menyatakan proses pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air akan dimula
AGAMA