Sekda Aceh Pacu Rehabilitasi Sawah di Aceh Timur, Targetkan Petani Kembali Tanam Juli Ini
ACEH TIMUR Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M. Nasir meninjau langsung pelaksanaan rehabilitasi lahan sawah terdampak bencana hidrometeorolo
EKONOMI
DELI SERDANG -Hingga saat ini, Dinas Sosial Kabupaten Deli Serdang mencatat sebanyak 30.819 warga miskin di kabupaten tersebut belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Dari 22.340 Kepala Keluarga (KK) yang masuk dalam kategori warga miskin pada tahun 2024, baru sekitar 65.766 yang telah terdaftar sebagai peserta.
Sementara itu, 30.819 warga miskin lainnya masih belum diketahui pastinya kapan akan didaftarkan.
Namun, Dinas Sosial setempat kini tengah melakukan verifikasi massal untuk memastikan bahwa seluruh warga miskin dapat terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Kabid Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial, Ahmad Sofyan, menjelaskan bahwa jumlah warga miskin di Deli Serdang hanya sekitar 4,8 persen dari total jumlah penduduk kabupaten tersebut.
Ia menambahkan bahwa verifikasi massal ini merupakan bagian dari target 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang, yang bertujuan untuk mendaftarkan seluruh warga miskin sebagai peserta BPJS Kesehatan.
"Verifikasi massal ini dilakukan mulai 21 Februari hingga 31 Maret 2025.
Biasanya verifikasi dilakukan di akhir tahun, tetapi kali ini kami melakukannya lebih awal dengan melibatkan 349 orang tenaga verifikator.
Setelah selesai, seluruh warga miskin yang terverifikasi akan didaftarkan sebagai peserta BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran)," jelas Ahmad Sofyan.
Selain itu, Ahmad Sofyan juga mengungkapkan bahwa verifikasi massal ini sekaligus mengupdate jumlah warga miskin di Deli Serdang. Pada tahun 2025, sebanyak 48.235 Kepala Keluarga (KK) juga ikut diverifikasi.
"Jika ada warga yang merasa dirinya atau orang yang dikenal masuk kategori miskin dan belum terdaftar, kami mengimbau agar mereka melapor ke kepala desa atau lurah untuk dimasukkan dalam data verifikasi.
Kegiatan ini tidak memungut biaya apapun," tambah Ahmad Sofyan.
Dinas Sosial juga mensosialisasikan agar masyarakat yang merasa layak untuk dimasukkan dalam daftar verifikasi segera melapor.
"Kami berharap peran aktif masyarakat dan Pemerintah Desa/Kelurahan untuk menginformasikan warga yang perlu diverifikasi," tegas Ahmad Sofyan.
Verifikasi massal ini bertujuan untuk memastikan hanya warga yang benar-benar membutuhkan yang terdaftar sebagai penerima manfaat BPJS Kesehatan.
Meskipun demikian, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Deli Serdang, Antony Napitupulu, mengingatkan pentingnya perhatian khusus agar verifikasi tidak salah sasaran.
"Saya sangat mengapresiasi program ini, namun kami berharap verifikasi ini dilakukan dengan cermat.
Jangan sampai ada warga yang mampu secara finansial justru ikut menikmati layanan jaminan kesehatan gratis," ujar Antony.
(tb/n14)
ACEH TIMUR Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M. Nasir meninjau langsung pelaksanaan rehabilitasi lahan sawah terdampak bencana hidrometeorolo
EKONOMI
YOGYAKARTA Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi menegaskan komitmennya untuk menuntaskan proyek restorasi Kompleks Candi Prambanan seb
NASIONAL
SLEMAN Presiden Prabowo Subianto memperkenalkan nilai sejarah dan budaya Candi Prambanan kepada Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi s
NASIONAL
LANGKAT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Langkat nonaktif S
HUKUM DAN KRIMINAL
SLEMAN Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung kedatangan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Daerah Istimewa Yogyakarta, R
NASIONAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis ganja yang melibatkan dua mahasiswa di Kota M
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan dirinya banyak mengadopsi kebijakan yang diterapkan Perdana Menteri (PM) India Narendra
NASIONAL
JAKARTA Indonesia bersiap membangun fasilitas bandara antariksa (spaceport) di Biak, Papua, yang nantinya akan menjadi lokasi peluncuran
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami asal usul uang dalam bentuk dolar Singapura yang diduga berkaitan dengan amp
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah bergerak melemah tipis pada pembukaan perdagangan Rabu (8/7/2026). Mata uang Garuda dibuka di level Rp17.981
EKONOMI