Pengungsi Bencana Tandihat di Huntara: Nyaman Tapi Rindu Rumah Sendiri
TAPSEL Sejumlah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, menyatakan merasa n
NASIONAL
MEDAN — Ratusan warga Jalan Aluminium, Kelurahan Pulo Brayan Darat II, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Kamis (17/7/2025) melakukan aksi turun ke jalan sebagai bentuk penolakan keras terhadap eksekusi lahan yang akan dilakukan oleh Pengadilan Negeri Medan.
Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan personil gabungan dari Polisi, TNI, Satpol PP, dan Damkar dikerahkan untuk mengamankan proses eksekusi.
Sebelum eksekusi dimulai, petugas melakukan apel dan pengarahan terkait tugas pengamanan, sementara warga duduk di tengah jalan sambil membawa spanduk dan melakukan orasi penolakan.
Warga meminta agar aparat penegak hukum menarik pasukannya dan membatalkan eksekusi tersebut.
Ketegangan sempat terjadi, di mana terjadi dorong-mendorong antara warga dan polisi.
Warga berteriak, "Pergi dari sini, jangan kesini!"
Petugas berulang kali mencoba melakukan mediasi, namun usaha tersebut tidak berhasil karena warga tetap menolak keras eksekusi.
Akhirnya, polisi dan petugas Pengadilan Negeri Medan memutuskan mundur dan membatalkan eksekusi lahan tersebut. Tampak petugas menarik pasukan dari lokasi.
Pengacara warga, Irwansyah Gultom, menyesalkan tindakan sepihak yang dilakukan Pengadilan Negeri Medan.
Menurutnya, seharusnya hari ini menjadi jadwal mediasi antara warga dan pengadilan, bukan eksekusi.
"Hari ini kami menyesalkan sikap pengadilan yang melakukan eksekusi secara sepihak tanpa melibatkan warga dalam mediasi. Warga malah disuruh keluar dari tanah yang sudah mereka tempati puluhan tahun," ujar Irwansyah.
Ia juga mengungkapkan bahwa warga telah melakukan upaya hukum melalui praperadilan untuk melawan eksekusi tersebut.
"Jika eksekusi tetap dilaksanakan hari ini, warga siap melakukan perlawanan tanpa mempedulikan konsekuensi," tegasnya.
Menurut Irwansyah, lahan yang akan dieksekusi seluas 17 hektar, bukan hanya gudang yang menjadi sasaran tetapi juga rumah warga yang selama ini telah berdiri di sana.
"Eksekusi ini tidak hanya terhadap gudang, tetapi juga rumah warga yang selama ini tinggal di lokasi tersebut," tambahnya.*
(tm/a008)
TAPSEL Sejumlah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, menyatakan merasa n
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan tahun 2026 sebagai momentum penguatan sistem hubungan industrial nasional. Langkah ini be
EKONOMI
PADANGSIDIMPUAN Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan Jaminan Hidup bagi warga terdampak bencana banjir dan tanah lo
NASIONAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menilai tuntutan hukuman mati bagi anak buah kapal (ABK) asal Medan, Fandi Ramadh
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dengan suara bergetar dan mata berkacakaca, ibunda Fandi Ramadhan, Nirwana, menyampaikan permohonan penuh haru agar putranya di
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPSEL Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada 418 warga Desa Hutagodang, Kecamatan Batangtoru,
EKONOMI
MEDAN Pada malam ke3 bulan suci Ramadhan, Ustad Jumana Farid menekankan pentingnya sholat sebagai tiang agama dalam tausyiah singkat ya
AGAMA
JAKARTA Biaya politik yang tinggi disebut sebagai salah satu akar persoalan korupsi di Indonesia. Direktur Indonesia Political Review (I
POLITIK
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, menilai pengakuan Presiden ke7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang menyatak
POLITIK
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina, Muhammad Kerry Adrianto Riza, mengungkit
HUKUM DAN KRIMINAL