Asap Karhutla Meluas ke Sumut, BBMKG: Jarak Pandang Sejumlah Lokasi 2–5 Km
MEDAN Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, Sumatera Selatan, dan Jambi masih terdeteksi di sebagian besar wil
PERISTIWA
MEDAN — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan gizi anak-anak sekolah melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal ini ditunjukkannya dengan meninjau langsung pelaksanaan program MBG di SMP Negeri 20 Medan, Jalan Kapten Rahmad Buddin, Kecamatan Medan Marelan, pada Selasa (29/7/2025) siang.
Kunjungan ini menjadi bentuk perhatian sekaligus evaluasi langsung terhadap program nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan dan semangat belajar para pelajar.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyapa para siswa di sejumlah ruang kelas dan turut berbaur dalam suasana santai saat waktu makan tiba.
Sebelum santap siang dimulai, Rico Waas mengajak seluruh siswa untuk berdoa bersama, menciptakan suasana yang hangat dan penuh nilai.
Dalam wawancaranya, Wali Kota Medan menyampaikan bahwa pelaksanaan Program MBG di SMPN 20 telah berjalan selama tiga minggu dan mendapat tanggapan positif dari para siswa.
"Siswa-siswa merasa senang. Katanya, menunya berbeda setiap hari dan rasanya enak. Mereka bahkan bisa memberikan usulan menu yang diinginkan," tutur Rico Waas dengan senyum.
Ia juga menyebut bahwa siswa kini tidak perlu lagi membawa bekal dari rumah, karena MBG telah menyediakan makanan yang memenuhi kebutuhan gizi harian.
"Program ini sangat baik. Selain mencukupi kebutuhan gizi, juga menambah semangat belajar anak-anak. Harapan kita, ini bisa terus berjalan dengan baik dan menjangkau lebih banyak sekolah," imbuhnya.
Rico Waas juga memastikan bahwa makanan yang diberikan dalam program ini telah memenuhi standar gizi yang ditetapkan, terdiri dari protein, karbohidrat, serat, serta tambahan susu.
"Porsinya sudah sangat pas. Tidak berlebih, tidak kurang. Anak-anak tampak menikmati dengan baik," jelasnya.
Usai meninjau pelaksanaan di sekolah, Wali Kota melanjutkan kunjungannya ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan yang sama.
Di sana, ia meninjau proses produksi makanan bergizi, mulai dari pengolahan, pengemasan, hingga pendistribusian.
Setiap harinya, SPPG tersebut menyiapkan sebanyak 2.137 paket makanan yang dikirim ke tiga sekolah berbeda di wilayah Medan Marelan.
Dalam kesempatan itu, Rico Waas juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik dari unsur pemerintah, swasta, maupun masyarakat, untuk berpartisipasi dalam menyukseskan program gizi ini.
"Mari kita bangun sinergi untuk memastikan setiap anak mendapat asupan gizi yang layak. Ini investasi penting untuk masa depan kota dan bangsa," tutupnya.*
(pm/a008)
MEDAN Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, Sumatera Selatan, dan Jambi masih terdeteksi di sebagian besar wil
PERISTIWA
JAKARTA Kuasa hukum terdakwa kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan, mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, meminta Presiden ke7 J
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tim Hukum Merah Putih (THMP) mengaitkan langkah pakar hukum tata negara Denny Indrayana yang mempersoalkan ijazah Wakil Presiden
HUKUM DAN KRIMINAL
SURABAYA Kader Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya, Achmad Hidayat, resmi dipecat dari keanggotaan partai pa
POLITIK
JAKARTA Tim Hukum Merah Putih (THMP) membawa riwayat pendidikan Presiden Prabowo Subianto dalam polemik mengenai syarat pendidikan Wakil
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo berjanji menyumbangkan uang ganti rugi Rp5 juta yang diperolehnya melalui
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan delapan tersangka dalam kasus dugaan suap dan penerimaan lainnya di lingkungan Kement
HUKUM DAN KRIMINAL
KUTACANE Puluhan warga bersama personel TNI Kodim 0108/Agara menguji kekuatan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan
NASIONAL
KUALA LUMPUR Mantan Menteri Urusan Agama Malaysia, Jamil Khir Baharom, 65 tahun, didakwa terkait dugaan penggelapan dana Tabung Haji seb
INTERNASIONAL
JAKARTA Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegur mantan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama, Nur Arifin, saat
HUKUM DAN KRIMINAL