Prabowo: Banyak Elite yang Teriak NKRI, Tapi Saat Berkuasa Tak Berpihak ke Rakyat
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto menyoroti adanya elite yang kerap meneriakkan slogan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), namun
NASIONAL
LAMPUNG UTARA– Setelah pelantikan pejabat baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara, total pejabat eselon III yang dikabarkan kehilangan jabatan struktural ternyata lebih banyak dari kabar awal.
Dari sebelumnya disebut enam orang, kini terungkap bahwa sebanyak lima belas Aparatur Sipil Negara (ASN) akan kembali menempati jabatan fungsional mereka.
Jabatan fungsional merupakan posisi nonstruktural yang tidak tercantum dalam struktur organisasi, namun berdasarkan keahlian dan keterampilan yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas pokok organisasi. Jabatan ini memiliki jenjang mulai dari fungsional pertama, muda, madya, hingga utama.Baca Juga:
"Bukan nonjob, ya. Semua kembali ke jabatan fungsional. Jumlahnya ada 15 orang," kata Pelaksana Tugas Kepala Bidang Mutasi dan Promosi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lampung Utara, Sarif Hidayat Adhitya Rizki, Kamis (9/10/2025).
Menurut Sarif, seluruh ASN tersebut sebelumnya mengemban jabatan fungsional ahli muda sebelum ditempatkan di jabatan struktural. Saat menjabat struktural, jabatan fungsional mereka dinonaktifkan sementara.
"Fungsional ahli muda ini setara dengan fungsional pengawas atau eselon IV," jelas Sarif. Ia menambahkan meski setara dengan eselon IV, penempatan kembali ke jabatan fungsional tidak dapat dikategorikan sebagai demosi.
Pergeseran ini terjadi menyusul pelantikan 122 pejabat baru oleh Wakil Bupati Romli pada Jumat pekan lalu. Usai pelantikan, muncul kabar enam pejabat "nonjob" karena nama mereka tidak tercantum dalam daftar pejabat yang dilantik.
Keenam pejabat tersebut meliputi Camat Abung Selatan (Dedi Irawan), Camat Abungpekurun (Hantara), Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan (Dianawati), Kepala Bidang Bina Marga Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (Riko Budiyanto), Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Desma Wati), serta Kepala Bidang Perencanaan Makro Pembangunan Daerah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Mirza Burdan).
Sarif menegaskan, meski kembali ke jabatan fungsional, para ASN tersebut tetap melanjutkan tugas mereka sesuai dengan keahlian dan kompetensi yang dimiliki.
Langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran birokrasi sekaligus memaksimalkan peran aparatur dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah.*
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto menyoroti adanya elite yang kerap meneriakkan slogan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), namun
NASIONAL
MEDAN Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia pada Sabtu, 16 Mei 2026. Pel
EKONOMI
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyoroti dugaan perjalanan ke luar negeri tanpa izin yang dilakukan Wali Kota Medan Rico W
PEMERINTAHAN
TUBAN Presiden Prabowo Subianto menyatakan tidak semua partai politik dalam sebuah negara memiliki kualitas yang sama. Menurut dia, ada p
POLITIK
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganju
SENI DAN BUDAYA
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan kedekatannya dengan para petani saat menghadiri Panen Raya Jagung Serentak dan pelet
NASIONAL
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto memuji kinerja Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Pujian
NASIONAL
NGANJUK Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea mengatakan pembangunan Museum Ibu Marsinah dan Rumah S
NASIONAL
PONTIANAK SMAN 1 Sambas menyampaikan pernyataan sikap terkait polemik final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Ka
NASIONAL
JAKARTA Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai putusan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan status ibu kota negara masih bera
NASIONAL