BREAKING NEWS
Selasa, 02 Juni 2026

Pulau Saugi Terang Benderang: Bukti Nyata Listrik Surya Ubah Hidup Nelayan dan Anak Sekolah

Adelia Syafitri - Senin, 27 Oktober 2025 14:04 WIB
Pulau Saugi Terang Benderang: Bukti Nyata Listrik Surya Ubah Hidup Nelayan dan Anak Sekolah
Seorang operator PLTS sedang membersihkan panel surya di Pualu Saugi, Desa mattiro Baji, Kecamatan Liukang Tupa'biring, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. (Foto: ANTARA/Suriani Mappong/am)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SULAWESI SELATANPulau Saugi, sebuah pulau kecil seluas 3,8 hektare di Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), kini tak lagi tenggelam dalam gelap.

Rumah-rumah warga nelayan di pulau tersebut kini terang benderang berkat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang menghadirkan listrik 12 jam setiap malam.

Sebelum 2018, warga Pulau Saugi hanya mengandalkan lampu minyak atau genset diesel dengan operasi terbatas empat jam per malam. Biaya bahan bakar mencapai Rp120.000 per bulan, beban yang cukup berat bagi nelayan yang penghasilannya bergantung pada kondisi cuaca dan tangkapan laut.

Baca Juga:

"Kini kami hanya membayar iuran perawatan sekitar Rp20.000 per bulan. Selisih biaya itu bisa digunakan untuk kebutuhan lain, termasuk membuka usaha kecil," kata Rahmatia, salah satu warga, Senin (27/10/2025).

Kehadiran listrik surya membawa perubahan besar bagi perekonomian masyarakat. Para ibu rumah tangga yang sebelumnya hanya menjemur ikan kini mulai memproduksi kue kering, kerupuk daun kelor, hingga kerajinan tangan dari kerang laut. Dengan alat-alat listrik seperti blender dan pemanggang, produktivitas mereka meningkat signifikan.

"Dulu kami hanya bisa bekerja siang hari. Sekarang malam pun bisa produksi," ujar Rahmatia.

Usaha kecil ini juga menjadi tambahan penghasilan keluarga, terutama saat hasil tangkapan laut menurun.

Dampak PLTS juga dirasakan di bidang pendidikan. Ketua Badan Perwakilan Desa Mattiro Baji, Muh Anas, mengatakan sejak adanya listrik, anak-anak bisa belajar di malam hari dan mengikuti sekolah daring.

"Sudah jarang ada anak yang ikut melaut. Semangat sekolah mereka meningkat," jelasnya.

Program energi hijau Pulau Saugi semakin diperkuat lewat program Surya Power Solusi untuk Negeri (SuperSUN) dari PT PLN (Persero). General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyatakan, hingga Agustus 2025, sebanyak 1.457 unit SuperSUN telah terpasang, termasuk 358 sekolah yang kini teraliri listrik.

"SuperSUN tidak hanya soal listrik, tapi tentang pemerataan ekonomi. Ketika listrik hadir, aktivitas ekonomi dan pendidikan ikut tumbuh," kata Edyansyah.

Keberlangsungan PLTS dijaga oleh operator lokal, Ilham dan Yusman, yang sebelumnya dilatih secara teknis oleh Kementerian ESDM. Mereka memastikan lebih dari 250 panel surya tetap berfungsi optimal setiap hari.

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sampah Jadi Listrik! Pemerintah Siapkan Proyek Energi Hijau di 7 Kota Besar
PLTS Cuma 3 Sen per kWh di India? Bahlil: Saya Kirim Tim ke Sana!
PLTS Terapung 60 MW di Waduk Saguling Resmi Dibangun, Target Hasilkan 129 Juta kWh per Tahun
PLTS Atap Hadir di Tiga Desa Bali, Sekda Dewa Indra Dorong Replikasi ke Seluruh Desa
Fraksi PDI-P Desak Wali Kota Copot Plt Sekdakot Padangsidimpuan: Dinilai Gagal Bangun Komunikasi Eksekutif-Legislatif
Presiden Prabowo Resmikan 47 PLTS di 11 Provinsi, Wujudkan Keadilan Energi bagi Daerah Terpencil
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru