BREAKING NEWS
Senin, 20 Juli 2026

Putri Koster Ajak Semua Kader PKK Bersihkan Lingkungan Lewat Kulkul

- Kamis, 25 Desember 2025 12:33 WIB
Putri Koster Ajak Semua Kader PKK Bersihkan Lingkungan Lewat Kulkul
Pencanangan gerakan tersebut dipusatkan di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Rabu, 24 Desember 2025, dan diikuti oleh jajaran TP PKK serta Tim Pembina Posyandu kabupaten dan kota se-Bali. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DENPASAR — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali Ny. Putri Koster mencanangkan Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu se-Bali sebagai upaya menghidupkan kembali semangat gotong royong dan membangun budaya kebersihan yang dimulai dari lingkungan rumah tangga.

Pencanangan gerakan tersebut dipusatkan di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Rabu, 24 Desember 2025, dan diikuti oleh jajaran TP PKK serta Tim Pembina Posyandu kabupaten dan kota se-Bali.

Putri Koster menjelaskan, kulkul yang digunakan dalam gerakan ini merupakan kulkul khusus berbahan bambu berukuran kecil atau kentongan.

Baca Juga:

Kulkul tersebut akan digunakan oleh kader Posyandu dan Dasa Wisma di setiap banjar sebagai alat komunikasi tradisional untuk menandai dimulainya kegiatan gotong royong.

"Mulai hari ini, setiap kader Posyandu dan Dasa Wisma wajib memiliki kulkul ini. Pola bunyinya dua kali panjang dan tiga kali pendek sebagai tanda dimulainya kegiatan gotong royong," kata Putri Koster.

Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu dilaksanakan secara rutin dengan mengajak seluruh keluarga membersihkan rumah, halaman, dan telajakan.

Kegiatan dimulai sejak pagi hari sebelum pukul 06.00 WITA sebagai bentuk pembiasaan hidup bersih dari lingkungan rumah sendiri, sebelum meluas ke lingkungan sekitar.

Putri Koster menegaskan, gerakan ini akan dipantau secara langsung oleh TP PKK Provinsi Bali.

Ia juga menyatakan akan melakukan inspeksi mendadak ke kabupaten dan kota untuk memastikan gerakan berjalan konsisten.

"Saya ingin tidak ada ibu-ibu yang diam di banjar. Semua bergerak membersihkan rumah dan lingkungannya," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Putri Koster menyerahkan piala, piagam penghargaan, dan hadiah kepada lima besar pemenang lomba pengelolaan sampah pada jenjang pendidikan SD, SMP, SMK/SMT, dan SLB. Setiap pemenang menerima hadiah pembinaan sebesar Rp15 juta.

Menurut Putri Koster, dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam mengubah pola pikir masyarakat terkait pengelolaan sampah berbasis sumber.

Ia memastikan lomba serupa akan kembali dilaksanakan pada 2026.

"Pendidikan adalah kunci perubahan mindset, terutama dalam pengelolaan sampah. Anak-anak harus dibiasakan sejak dini," katanya.

Sementara itu, Pengarah Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali Anom Agustina menyampaikan bahwa Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu merupakan bagian dari Gerakan Bali Bersih Sampah.

Selain menumbuhkan kesadaran kebersihan, gerakan ini juga bertujuan menghidupkan kembali fungsi kulkul sebagai sarana komunikasi tradisional yang mencerminkan solidaritas sosial masyarakat Bali.

Gerakan ini berlandaskan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018, Peraturan Gubernur Nomor 47 Tahun 2019, serta Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 9 Tahun 2025.

Kegiatan gotong royong dilaksanakan serentak di seluruh Bali setiap Minggu pertama setiap bulan, pukul 06.00–08.00 WITA.

TP PKK dan TP Posyandu berperan sebagai penggerak utama sekaligus pelaksana monitoring dan evaluasi berjenjang guna memastikan gerakan berjalan konsisten dan berdampak nyata bagi terwujudnya Bali yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.*

(dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Megawati dan Menteri dari PDI-P Akan Hadiri Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud di GBK
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru