Tak Cukup Tiga Tersangka, Pengamat Minta Kejagung Telusuri Jaringan Kasus MBG hingga Akar
JAKARTA Penetapan tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka dalam dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergiz
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), meminta semua pihak, mulai dari TNI-Polri, eks GAM, hingga masyarakat, untuk menjaga kekompakan dalam misi kemanusiaan di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh saat ini.
Pernyataan itu disampaikan Dek Fadh saat peringatan 21 tahun tsunami Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (26/12/2025).
Ia menyayangkan terjadinya kericuhan saat pembubaran aksi demonstrasi di Aceh Utara, Kamis (25/12/2025) malam, yang melibatkan aparat TNI.Baca Juga:
"Kami pemerintah Aceh sangat menyayangkan apa yang telah terjadi tadi malam di Aceh Utara. Kepada TNI-Polri, mari menahan diri dari arogansi di lapangan. Kita harus bersatu padu untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana," ujarnya.
Dek Fadh mengingatkan masyarakat tentang sejarah bencana di Aceh.
"21 tahun yang lalu gempa dan tsunami mengguncang Aceh, dan baru-baru ini pada 25 November 2025, kita kembali dilanda bencana air gunung turun ke kampung hingga ke laut, atau air bandang," kata Dek Fadh.
Menurut Dek Fadh, bencana kali ini jauh lebih luas dibanding tsunami 2004 silam.
Jika saat itu hanya empat kabupaten terdampak, kali ini banjir dan longsor terjadi di 18 kabupaten/kota, dengan lebih dari 504 KK atau sekitar 2 juta jiwa masih mengungsi.
Kericuhan yang dimaksud terjadi di Simpang Kandang, Lhokseumawe, Aceh, saat TNI-Polri membubarkan massa yang menuntut pemerintah pusat menetapkan bencana nasional untuk banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera.
Massa menilai pemerintah pusat melanggar perjanjian Helsinki jika status bencana tidak segera ditetapkan.
Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Infanteri Ali Imran, memimpin pembubaran iring-iringan tersebut karena aksi dinilai mengganggu arus lalu lintas.
Seorang warga sempat diamankan aparat karena diduga membawa senjata.
Dek Fadh berharap seluruh pihak tetap fokus membantu korban bencana dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.*
(km/ad)
JAKARTA Penetapan tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka dalam dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergiz
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Aksi kekerasan terhadap pasangan suami istri di kawasan Terowongan Tembung, Jalan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN Jauh sebelum agama Islam dan Kristen berkembang di Tanah Simalungun, masyarakat setempat telah mengenal sistem kepercayaan as
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah menjalani pemeriksaan i
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melemah pada perdagangan Kamis (4/6/2026). Penurunan ini te
EKONOMI
MEDAN Polemik terkait akomodasi peserta ASEAN Boys Championship U19 di Medan, Sumatera Utara, kembali mencuat setelah adanya perbedaan
OLAHRAGA
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (4/6/2026), dan semakin men
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Kamis (4/6/2026), melanjutkan tekanan yang terjadi pada sesi
EKONOMI
JAKARTA Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan nasional terpantau mulai melandai pada awal Juni 2026. Namun, tren penurunan tersebut belum mera
EKONOMI