Polrestabes Medan Gerebek 8 Gudang, 135 Motor dan 1 Mobil Diduga Hasil Curian Disita
MEDAN Polrestabes Medan menggerebek delapan gudang yang diduga menjadi tempat penampungan kendaraan hasil pencurian dan perampokan di ka
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Medan menunjukkan tren positif selama satu tahun kepemimpinan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap.
Berdasarkan data yang dihimpun melalui aplikasi Daily Operation Reporting System (DORS), kolaborasi antara Pemerintah Kota Medan dan jajaran kepolisian telah berhasil menurunkan angka kriminalitas, khususnya dalam kasus 3C (curas, curat, dan curanmor).
Rico Waas mengungkapkan bahwa sinergi antara Pemerintah Kota Medan dan kepolisian Kota Medan, di bawah pimpinan Kapolrestabes Kombes Pol Calvijn Simanjuntak, membawa dampak nyata terhadap penurunan kasus kejahatan.Baca Juga:
Ia mencatat, secara keseluruhan, angka kasus 3C mengalami penurunan sebesar 14 persen, dari 1.805 laporan pada tahun sebelumnya menjadi 1.545 laporan.
Lebih rinci, kasus pencurian dengan kekerasan (curas) turun 3 persen, dari 78 menjadi 76 laporan.
Pencurian dengan pemberatan (curat) menurun 1 persen, dari 939 menjadi 928 laporan.
Sementara itu, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) mencatat penurunan signifikan hingga 31 persen, dari 788 menjadi 541 laporan.
Penurunan ini disebutkan sebagai indikasi dari efektivitas langkah-langkah preventif dan represif yang dilakukan aparat.
Langkah-langkah tersebut mencakup peningkatan patroli rutin, penguatan pengawasan di wilayah rawan, serta respons cepat terhadap laporan masyarakat.
"Angka kriminalitas menurun berkat kolaborasi yang solid antara Pemerintah Kota Medan, kepolisian, dan seluruh elemen masyarakat. Ini adalah hasil nyata dari kerja keras bersama dalam menjaga ketertiban," kata Wali Kota Medan, Rico Waas, Kamis (19/2/2026).
Selain sinergi dengan kepolisian, pengaktifan kembali Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) menjadi salah satu strategi utama yang digencarkan sejak awal masa jabatan Wali Kota Rico Waas.
Hingga saat ini, sebanyak 1.160 Poskamling dari total 2.001 lingkungan di Kota Medan telah diaktifkan kembali.
Rico menilai Poskamling tetap relevan dan efektif dalam menjaga keamanan lingkungan meskipun terkesan tradisional.
"Meskipun terkesan jadul, di era modern justru ini cara efektif untuk menjaga keamanan lingkungan. Pasca dilantik Februari 2025, saya langsung mengingatkan camat untuk segera mengaktifkan Poskamling," ujar Rico.
Menurutnya, menjaga ketertiban dan keamanan umum adalah prioritas utama dalam kepemimpinannya.
Dengan terus memperkuat koordinasi lintas sektor dan meningkatkan kesadaran masyarakat, ia berharap situasi yang semakin aman dan kondusif ini dapat terus dipertahankan demi mewujudkan Kota Medan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warganya.*
(tm/ad)
MEDAN Polrestabes Medan menggerebek delapan gudang yang diduga menjadi tempat penampungan kendaraan hasil pencurian dan perampokan di ka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat menilai masyarakat desa tetap merasakan dampak kenaikan nilai tukar dollar
POLITIK
JAKARTA Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melibatkan Danantara serta perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) unt
EKONOMI
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat menanggapi rencana Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang akan berkeli
POLITIK
JAKARTA Wacana Presiden Prabowo Subianto yang menginstruksikan pengajaran Bahasa Prancis di sekolahsekolah Indonesia mendapat respons d
NASIONAL
BANDA ACEH Polresta Banda Aceh menetapkan dua orang tersangka dalam kasus kerusuhan antar mahasiswa yang berujung pada pembakaran dan pe
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ombudsman RI tengah menjadi sorotan publik menyusul munculnya dua perkara hukum yang melibatkan pimpinan maupun mantan pimpinan
POLITIK
MAUMERE Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan Kopera
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa proses pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung Program Makan
NASIONAL
JAKARTA Aktualisasi nilainilai Pancasila secara nyata dan konsisten dinilai semakin penting di tengah meningkatnya sentimen xenophobia
NASIONAL