Tampak hadir juga Ketua DPRD Kabupateb Asahan, Dandim 0208/Asahan, Asisten Administrasi Umum, OPD, Camat Bandar Pasir Mandoge, Jajaran Kodim 0208/Asahan dan tamu undangan lainnya.
Dalam rapat tersebut, Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra SH MIP memaparkan bahwa Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dibentuk dengan tujuan ganda (dual function), yakni memperkuat pertahanan wilayah sekaligus mempercepat pembangunan ekonomi daerah dan nasional.
"Satuan ini dirancang untuk mendukung ketahanan pangan, meningkatkan infrastruktur dasar serta membantu penanganan bencana, yang terintegrasi dengan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta," jelas Dandim.
Ia menyampaikan, rencana dislokasi pembentukan satuan berada di Desa Tomuan Holbung, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge.
Terkait konsep nama satuan "Naga Berkisar", Dandim menjelaskan bahwa nama tersebut mengandung arti seorang prajurit TNI yang memiliki kekuatan kesatria, tangguh dalam membela kebenaran di medan pertempuran, serta selalu berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, serta menghormati adat dan istiadat daerah setempat.
Selain itu, pembangunanKDKMP juga bertujuan untuk mendorong kemajuan perekonomian masyarakat.
Namun dalam pelaksanaannya terdapat sejumlah kendala, di antaranya mencari luas lahan yang sesuai kriteria, perlunya pematangan lahan untuk titik yang baru masuk portal pemetaan, kebutuhan waktu untuk proses cut and fill, serta perizinan pemakaian lahan.
Sebagai upaya mengatasi kendala tersebut, Dandim menyampaikan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan, camat, kepala desa/lurah, serta bersama masyarakat bergotong royong untuk melakukan pematangan lahan.
"Kami berharap dukungan dari seluruh stakeholder dalam menjalankan program ini, termasuk pembangunanKDKMP dan jembatan demi kesejahteraan masyarakat Asahan," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Asahan menyampaikan kesepakatannya terhadap nama dan lambang satuan yang telah diajukan karena dinilai memiliki makna tersendiri bagi Kabupaten Asahan.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan sangat mendukung terbentuknya batalyon tersebut, terlebih lokasinya sangat strategis karena berbatasan langsung dengan tiga kabupaten, yakni Asahan, Toba dan Simalungun.
Menurutnya, kehadiran batalyon ini diyakini akan membawa dampak besar terhadap peningkatan perekonomian masyarakat dan memotivasi generasi muda untuk bergabung menjadi anggota TNI.
"Dengan dibentuknya batalyon ini, kami berharap tidak ada lagi desa tertinggal di Asahan. Perekonomian akan meningkat dan menjadi semangat baru bagi masyarakat," ungkapnya.
Bupati juga menyatakan dukungan terhadap pembangunanKDKMP dan Jembatan Garuda, dengan harapan lokasi KDKMP ditempatkan secara strategis agar manfaatnya optimal.
"Kami mendukung penuh program ini karena bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Semoga seluruh program dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi Kabupaten Asahan," tutupnya.*
(ad)
Editor
: Adelia Syafitri
Bupati Asahan Dukung Penuh Pembentukan Yonif TP-954 dan Pembangunan KDKMP