Kasad Maruli Terima Kunjungan Wakil Uskup, Perkuat Pembinaan Karakter Prajurit TNI AD
JAKARTA Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Maruli Simanjuntak, menerima kunjungan Wakil Uskup untuk umat Katolik di lingkungan TNIPolri,
NASIONAL
CHINA -Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novian Bakrie, turut mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam kunjungan kenegaraan ke Beijing, China pada Sabtu, 9 November 2024. Dalam lawatannya kali ini, Anindya fokus pada upaya menggali potensi kerja sama dengan perusahaan-perusahaan China, terutama untuk mendukung program pembangunan yang sedang digalakkan oleh pemerintah Indonesia.
Anindya menyoroti dua agenda utama yang menjadi fokus dalam kunjungan ini, yakni pembangunan 3 juta rumah murah setiap tahun dan potensi peningkatan ekspor hasil perikanan Indonesia. Keduanya dianggap sangat strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu hal penting yang dibahas dalam kunjungan ini adalah potensi kerja sama dalam program pembangunan 3 juta rumah murah yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan untuk mengatasi masalah perumahan di Indonesia, dengan target pembangunan rumah yang terjangkau bagi masyarakat berpendapatan rendah.
“Kami melihat potensi-potensi untuk membantu pemerintah Indonesia mendorong program-program yang luar biasa untuk mencapai kesejahteraan rakyat, dan juga (mencapai) target perekonomian yang tumbuh (bertahap) 8 persen,” ujar Anindya Bakrie lewat keterangan tertulisnya pada Sabtu, 9 November 2024.
Dalam rangka mempercepat pelaksanaan program ini, Anindya bersama Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia, Hashim S. Djojohadikusumo, dan Wakil Menteri Perumahan Rakyat, Fahri Hamzah, melakukan pembahasan lebih lanjut dengan pihak China Construction Technology Consulting Co Ltd (CCTC), perusahaan konsultan teknologi konstruksi yang dimiliki oleh pemerintah China.
“Kami menjajaki bagaimana memikirkan pembiayaan maupun teknologi untuk mempercepat atau akselerasi upaya untuk (ketersediaan) tiga juta rumah per tahun,” kata Anindya menambahkan.
Anindya berharap, dengan keterlibatan teknologi konstruksi dan solusi pembiayaan dari perusahaan-perusahaan China, program ini dapat berjalan lebih cepat dan efisien. Hal ini, menurutnya, akan sangat bermanfaat bagi Indonesia dalam mencapai swasembada papan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program perumahan yang lebih terjangkau.
Selain fokus pada sektor pembangunan perumahan, Anindya Bakrie juga menggali potensi kerja sama di sektor perikanan. Dalam pertemuan dengan sejumlah perusahaan perikanan berteknologi modern di China, Anindya membahas cara-cara untuk meningkatkan produksi dan ekspor hasil perikanan Indonesia, seperti ikan, udang, cumi, dan rumput laut.
Pembahasan ini menjadi sangat relevan mengingat telah ditandatanganinya Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Piutang Macet kepada UMKM di sektor perikanan, pertanian, perkebunan, peternakan, serta UMKM lainnya. Menurut Anindya, kebijakan ini memberikan peluang besar bagi nelayan dan petani Indonesia untuk memperluas pasar ekspor mereka, khususnya ke China yang memiliki permintaan tinggi untuk produk-produk perikanan.
“Kami melihat bagaimana nelayan-nelayan Indonesia dapat melakukan ekspor lebih banyak lagi, khususnya ke China, dengan membawa teknologi dan kapal-kapal penangkap ikan yang lebih modern,” jelas Anindya.
Untuk mendukung hal ini, Anindya dan Hashim telah menjajaki kemungkinan kerja sama dengan perusahaan perikanan di China yang memiliki teknologi canggih, khususnya dalam hal peralatan penangkapan ikan. Dengan menggunakan kapal-kapal berteknologi modern dari China, Anindya berharap nelayan Indonesia dapat meningkatkan hasil produksi mereka.
“Beli kapal di China, dibayar pakai ikan,” ujar Anindya, menggambarkan skema yang dapat membantu nelayan Indonesia memperoleh kapal-kapal modern untuk meningkatkan kapasitas produksi mereka. Dengan skema ini, produk-produk perikanan Indonesia dapat diekspor ke China, yang pada gilirannya akan membantu menutupi biaya pembelian kapal tersebut.
Lebih lanjut, Anindya menambahkan bahwa kerja sama ini juga dapat memberikan dampak positif pada industri galangan kapal Indonesia. Meskipun awalnya kapal-kapal yang digunakan berasal dari China, diharapkan pada masa depan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) juga dapat ditingkatkan sehingga industri galangan kapal lokal dapat berkembang pesat.
Menurut Anindya, kedua sektor ini — perumahan dan perikanan — memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan ekonomi Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program pembangunan perumahan 3 juta rumah murah per tahun diharapkan dapat mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan akses masyarakat terhadap tempat tinggal yang layak. Sementara itu, kerja sama di sektor perikanan akan meningkatkan ekspor produk perikanan Indonesia dan memberikan peluang bagi nelayan untuk memperoleh alat tangkap yang lebih efisien dan modern.
“Kami berharap, hasil dari kerja sama ini dapat membawa manfaat yang besar bagi masyarakat Indonesia dan memberikan kontribusi signifikan pada perekonomian negara,” kata Anindya.
Setelah melakukan kunjungan ke Beijing, Anindya Bakrie bersama delegasi Kadin Indonesia akan melanjutkan perjalanan ke Amerika Serikat, lalu ke Peru, Brasil, dan Inggris untuk memperkuat hubungan bisnis dan mengeksplorasi lebih banyak peluang kerja sama internasional.
Dengan adanya kerja sama yang lebih erat dengan China, Anindya yakin Indonesia akan semakin maju dalam menghadapi tantangan pembangunan dan meningkatkan daya saingnya di pasar global.
(N/014)
JAKARTA Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Maruli Simanjuntak, menerima kunjungan Wakil Uskup untuk umat Katolik di lingkungan TNIPolri,
NASIONAL
JAKARTA Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum PWI Pusat, Anrico Pasaribu, menyerahkan sejumlah berkas terkait penyelesaian sengketa i
NASIONAL
ACEH BESAR Kapolda Aceh, Marzuki Ali Basyah, menyambut kunjungan kerja spesifik Tim Komisi III DPR RI dalam rangka monitoring dan evaluasi
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, melantik tiga pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerin
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk menghadapi potensi kemarau panjang akibat f
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution merespons tudingan adanya aliran dana korupsi proyek perkeretaapian di lingkungan Direktora
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan melakukan kunjungan kerja ke Rusia dalam waktu dekat. Agenda tersebut disebut akan men
EKONOMI
JAKARTA Timnas Futsal Indonesia untuk sementara unggul 20 atas Timnas Futsal Vietnam di babak pertama semifinal Piala AFF Futsal 2026. Du
OLAHRAGA
JAKARTA Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman menyampaikan harapan kepada hakim konstitusi yang baru, Liliek Prisbawono Adi, s
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan akhir pekan, Jumat (10/4/2026). Pelemahan
EKONOMI