BREAKING NEWS
Kamis, 16 April 2026

Wakil Wali Kota Medan Tekankan Dua Fokus: Perkuat Layanan Kesehatan dan Berantas Narkoba

Abyadi Siregar - Rabu, 15 April 2026 21:01 WIB
Wakil Wali Kota Medan Tekankan Dua Fokus: Perkuat Layanan Kesehatan dan Berantas Narkoba
Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap dalam sebuah podcast yang digelar Media Indonesia Raya (MIRA) di Kantor DPD Gerindra Sumatera Utara, Jalan Sudirman, Rabu, 15 April 2026. (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menegaskan komitmen pemerintah kota dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat sekaligus memperketat upaya pemberantasan peredaran narkoba di Kota Medan.

Pernyataan itu disampaikan Zakiyuddin dalam sebuah podcast bertema "Mengenal Wakil Wali Kota Medan Lebih Dekat dan Program Ke Depannya: Medan untuk Semua" yang digelar Media Indonesia Raya (MIRA) di Kantor DPD Gerindra Sumatera Utara, Jalan Sudirman, Rabu, 15 April 2026.

Zakiyuddin mengatakan sektor kesehatan merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang sejahtera.

Baca Juga:

Ia menilai tidak ada negara yang dapat maju tanpa sistem pendidikan dan layanan kesehatan yang baik.

Pemerintah Kota Medan, kata dia, terus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC).

Program tersebut memungkinkan warga mendapatkan layanan kesehatan hanya dengan menggunakan KTP.

"Kita merasa sangat bahagia ketika bisa membantu masyarakat. Dengan adanya UHC, warga cukup menggunakan KTP untuk berobat," ujar Zakiyuddin.

Namun, ia mengakui keterbatasan fasilitas kesehatan, terutama ketersediaan kamar rumah sakit, masih menjadi tantangan di Kota Medan.

Untuk itu, Pemko Medan membuka peluang bagi investasi sektor kesehatan guna memperluas kapasitas layanan.

Di sisi lain, Zakiyuddin juga menyoroti serius persoalan narkoba yang dinilai mengancam generasi muda.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika.

"Bagaimana kita bisa membangun generasi yang unggul jika peredaran narkoba masih terjadi secara terang-terangan," katanya.

Ia juga menegaskan pendekatan rehabilitatif bagi pengguna narkoba. Menurutnya, pengguna adalah korban yang harus mendapatkan perawatan, sementara pengedar harus ditindak tegas.

"Pemakai narkoba adalah orang sakit yang harus direhabilitasi, bukan dipenjara. Yang harus dihukum berat adalah pengedarnya," ujarnya.

Zakiyuddin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keluarga dan lingkungan dari bahaya narkoba serta mendukung peningkatan layanan kesehatan demi terwujudnya Kota Medan yang lebih baik.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Buruh Sumut Gelar Aksi Pra-May Day Besok, Tuntut UU Ketenagakerjaan Baru hingga Upah Layak
PAD Medan Capai 19,91 Persen, Wali Kota Rico Waas: Bukan Saatnya Bersantai
Wali Kota Rico Waas Dorong KADIN Medan Percepat Investasi dan Hilirisasi Produk Lokal
DPR Usulkan Iuran BPJS Kesehatan Seluruh Rakyat Indonesia Ditanggung Pemerintah: Negara Mampu
Usai Tiga Hari Pencarian, Remaja 16 Tahun yang Hanyut di Sungai Belawan Ditemukan Tak Bernyawa
Usulan Gaji Guru Rp5 Juta dari DPR Tuai Polemik, Dinilai Tak Realistis
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru