Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memimpin rapat kerja evaluasi penerimaan PAD di kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Rabu, 15 April 2026. (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
MEDAN — Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan menunjukkan tren positif pada awal tahun anggaran 2026.
Hingga pertengahan April, capaian PAD tercatat sebesar 19,91 persen dari target tahunan Rp3,80 triliun.
Data tersebut terungkap dalam rapat kerja evaluasi penerimaan PAD yang dipimpin Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, di kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Rabu, 15 April 2026.
Dalam rapat tersebut, pemerintah kota mencatat realisasi PAD hingga akhir triwulan I mencapai Rp757,46 miliar.
Sementara itu, khusus sektor pajak daerah, capaian per 14 April telah menyentuh Rp735,67 miliar atau 20,16 persen dari target Rp3,64 triliun.
Rico menilai capaian tersebut masih dalam kategori baik. Namun, ia mengingatkan jajarannya agar tidak terlena dengan tren positif di awal tahun.
"Ini bukan capaian untuk bersantai. Kita harus terus mendorong optimalisasi penerimaan pajak daerah," ujar Rico.
Menurut dia, capaian tersebut juga tidak lepas dari faktor eksternal seperti dana transfer dan kebijakan relaksasi keuangan daerah.
Karena itu, upaya peningkatan PAD harus tetap dilakukan secara konsisten.
Di sisi lain, sektor retribusi daerah dinilai masih tertinggal. Hingga 13 April 2026, realisasinya baru mencapai Rp21,78 miliar atau 14,12 persen dari target Rp154,31 miliar.
Dalam rapat itu, Rico turut menyoroti rendahnya penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Ia meminta Bapenda segera mengidentifikasi wajib pajak yang menunggak, khususnya dengan nilai besar, serta mempercepat proses penagihan.