Yusril Tegaskan Tak Ada Lagi Jalur Cepat Pengurusan ITAS dan ITAP WNA di Indonesia
JAKARTA Yusril Ihza Mahendra menegaskan saat ini tidak ada lagi jalur cepat dalam pengurusan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) maupun Izin Ting
NASIONAL
BANDA ACEH — Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang diwakili Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir secara resmi membuka kegiatan Banda Aceh Experience (City Expo) di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin malam, 20 April 2026.
Kegiatan ini merupakan rangkaian Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia.
Acara yang diinisiasi Pemerintah Kota Banda Aceh itu turut dihadiri Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal serta sejumlah wali kota dari berbagai daerah di Sumatera.Baca Juga:
Dalam sambutan yang dibacakan M. Nasir, Gubernur Aceh menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Banda Aceh dan panitia penyelenggara atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai kehadiran para kepala daerah menjadi momentum memperkuat jejaring kerja sama antarkota di Indonesia.
"Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian merupakan kehormatan bagi kami sekaligus membawa energi positif dalam memperkuat jejaring dan kerja sama antar kota di Indonesia," kata M. Nasir.
Ia juga menyoroti posisi strategis Aceh yang berada di kawasan Selat Malaka, yang dinilai memiliki potensi besar sebagai pintu perdagangan internasional.
Pemerintah Aceh, kata dia, tengah mendorong penguatan Pelabuhan Sabang sebagai hub logistik global.
Komoditas unggulan seperti kopi Gayo, minyak nilam, hasil perikanan laut, hingga potensi energi terbarukan disebut menjadi modal utama pengembangan ekonomi daerah.
Namun, ia menekankan pentingnya hilirisasi industri agar nilai tambah ekonomi dapat dinikmati masyarakat secara berkelanjutan.
"Sinergi pemanfaatan sumber daya mentah dan hilirisasi industri menjadi kunci utama pembangunan ekonomi Aceh," ujarnya.
Dalam pemaparannya, M. Nasir juga menyinggung tren urbanisasi nasional yang diproyeksikan mencapai 65 persen pada 2045.
Ia menyebut kota akan menjadi motor utama ekonomi global dengan kontribusi mencapai 80 persen.
Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah anggota Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia untuk mempercepat transformasi menuju konsep smart and green city.
Menurut dia, setiap kenaikan satu persen urbanisasi yang terkelola dengan baik dapat meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita hingga 3–5 persen.
Menutup sambutannya, Pemerintah Aceh mengajak para delegasi APEKSI tidak hanya menikmati budaya dan kuliner lokal, tetapi juga membuka peluang investasi di Aceh.
"Kami mengajak para pelaku usaha di daerah Bapak/Ibu untuk melirik potensi investasi di Serambi Mekkah," kata M. Nasir.*
(ad)
JAKARTA Yusril Ihza Mahendra menegaskan saat ini tidak ada lagi jalur cepat dalam pengurusan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) maupun Izin Ting
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh melalui Ditsamapta menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga kurang mampu di Kota Banda Aceh lewat program Juma
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta memeriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026 yang akan digelar pa
NASIONAL
JAKARTA Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pujian khusus kepada kiper Emil Audero usai kemenangan atas Oman dengan skor 3
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah Indonesia menawarkan peluang kerja sama yang lebih luas dengan Rusia di bidang maritim, pelabuhan, logistik, hingga per
EKONOMI
MEDAN Pasangan suami istri (pasutri) ditemukan dalam kondisi tewas dan lemas di dalam mobil yang terparkir di Jalan Harapan Pasti, Kecamat
PERISTIWA
JAKARTA Nilai tukar rupiah tercatat menembus level Rp 18.100 terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar global pada Jumat (5/6/2026) mal
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah seiring dengan koreksi tajam yang terjadi pada Indeks Harga
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan realisasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai Rp88,15 tril
EKONOMI
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko KumHAM Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan bahwa
POLITIK