Kapolri: Perpanjangan Masa Pensiun hingga 60 Tahun Jadi Hak Prerogatif Presiden
JAKARTA Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa ketentuan mengenai masa jabatan dan batas usia pensiun Kapolri hin
NASIONAL
MEDAN - Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memperluas kolaborasi untuk meningkatkan daya saing generasi muda agar siap menghadapi dunia kerja. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa program pelatihan keterampilan tidak boleh berhenti pada sertifikat, tetapi harus berujung pada penyerapan tenaga kerja.
Hal itu disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi Yayasan Plan International Indonesia terkait program Youth be Ready, Inclusive, Skilled, Empowered (You RISE) di Balai Kota Medan, Kamis (7/5/2025).
Rico menekankan bahwa keberhasilan pelatihan harus diukur dari seberapa banyak peserta yang benar-benar diterima bekerja di perusahaan.Baca Juga:
"Yang terpenting pelatihan tidak hanya sebatas memberikan keterampilan, tetapi juga harus mampu menghubungkan peserta dengan dunia kerja secara nyata," kata Rico Waas.
Ia juga menyebut program pelatihan yang telah berjalan sejauh ini dinilai cukup efektif, dengan tingkat penyerapan tenaga kerja mencapai 85 persen.
Untuk memperkuat hal tersebut, Rico mengusulkan langkah strategis berupa penguatan kepercayaan industri terhadap lulusan pelatihan. Ia meminta Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan mengkaji mekanisme penerbitan surat rekomendasi bagi peserta yang telah mengikuti pelatihan.
"Ini untuk memperkuat kepercayaan perusahaan terhadap kompetensi peserta. Mekanismenya perlu dibahas lebih lanjut sesuai aturan agar memiliki dasar yang kuat," ujarnya.
Rico juga didampingi Asisten Pemerintahan dan Sosial Setda Kota Medan M Sofyan serta Plt Kadis Ketenagakerjaan Kota Medan Ramaddan dalam pertemuan tersebut.
Sementara itu, pihak Yayasan Plan International Indonesia melalui Private Sector Engagement Officer, Ardiansyah Hasibuan, menjelaskan bahwa program You RISE merupakan hasil kolaborasi dengan DBS Foundation.
Program tersebut menyasar kelompok muda marginal usia 18–29 tahun, termasuk perempuan muda dan penyandang disabilitas, dengan target 2.000 peserta.
Program ini mencakup pelatihan literasi keuangan, kesiapan kerja, keterampilan teknis IT, hospitality, ritel, mentoring karier, hingga kelas kepemimpinan perempuan.
"Melalui program ini kami berharap dapat membantu kaum muda menjadi lebih siap kerja, melek finansial, dan lebih percaya diri menghadapi masa depan," kata Ardiansyah.*
(dh)
JAKARTA Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa ketentuan mengenai masa jabatan dan batas usia pensiun Kapolri hin
NASIONAL
MEDAN Transformasi digital menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan res
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh pemerintah kota di Indonesia memperkuat kolaborasi untuk mendorong inves
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan komitmennya dalam memperkuat transformasi digital pemerintahan melalui sinergi denga
PEMERINTAHAN
LANGKAT 1 Juli 2026 Dugaan keterlambatan penyerahan surat undangan Bantuan Sosial (Bansos) kepada salah seorang warga Dusun III Desa P
PEMERINTAHAN
LANGKAT 1 Juli 2026 Dugaan keterlambatan penyerahan surat undangan Bantuan Sosial (Bansos) kepada salah seorang warga Dusun III Desa P
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan sinyal bahwa harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax berpotensi mengalami penurunan
EKONOMI
JAKARTA Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur mengizinkan media melakukan siaran langsung (live) pada sidang perdana Tifauzia Tyassuma al
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyiapkan santunan bagi peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pe
NASIONAL
JAKARTA Komisi I DPR RI menyetujui dua Rancangan UndangUndang (RUU) tentang pengesahan kerja sama pertahanan antara Indonesia dengan Tu
POLITIK