BREAKING NEWS
Minggu, 17 Mei 2026

Penutupan MTQ XIX, Bupati Baharuddin Ajak Masyarakat Islam Memuliakan Al-Quran

Muhammad Taufik - Minggu, 17 Mei 2026 07:45 WIB
Penutupan MTQ XIX, Bupati Baharuddin Ajak Masyarakat Islam Memuliakan Al-Quran
Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian pada malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XIX Tingkat Kabupaten Batu Bara, di Lapangan Indrasakti, Kecamatan Air Putih, Sabtu malam (16/5/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BATU BARA — Ribuan masyarakat memadati Lapangan Indrasakti, Kecamatan Air Putih, pada malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-XIX Tingkat Kabupaten Batu Bara, Sabtu malam (16/5/2026).

Suasana religius dan penuh semangat menyelimuti acara penutupan yang secara resmi ditutup oleh Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian.

Baca Juga:
Kegiatan tahunan bernuansa Islami tersebut berlangsung meriah dengan antusiasme masyarakat dari berbagai kecamatan yang hadir untuk menyaksikan malam puncak MTQ sekaligus pengumuman para juara terbaik dari seluruh cabang perlombaan.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, Wakil Ketua DPRD Batu Bara Rodial, unsur Forkopimda, Pj Sekretaris Daerah Rusian Heri, para kepala OPD, Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara Ny. Henny Heridawaty Baharuddin, Staf Ahli TP PKK Ny. Leli Syafrizal, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin menegaskan bahwa MTQ bukan hanya sekadar perlombaan membaca Al-Qur'an, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat syiar Islam dan menanamkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan masyarakat.

"MTQ ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi bagaimana kita bersama-sama memuliakan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup umat Islam. Saya ingin masyarakat Batu Bara semakin kompak dalam mendukung syiar Islam," ujar Baharuddin disambut tepuk tangan masyarakat.

Bupati juga menyampaikan komitmennya bersama Wakil Bupati Syafrizal dalam membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Ia menegaskan pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Batu Bara dilakukan tanpa praktik transaksional dan mengutamakan aparatur yang loyal serta berintegritas.

Selain itu, Baharuddin turut menyinggung kondisi keuangan daerah yang masih menghadapi tantangan, termasuk beban anggaran hingga beberapa tahun ke depan.

Meski demikian, ia memastikan pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan rusak, tetap menjadi prioritas pemerintah daerah secara bertahap.

"Untuk kemaslahatan masyarakat Batu Bara, kami tidak akan mundur. Sinergi dengan pemerintah pusat terus kami tingkatkan demi percepatan pembangunan daerah," tegasnya.

Pada malam penutupan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batu Bara juga memberikan hadiah utama berupa empat paket umrah gratis kepada peserta terbaik, ditambah dua paket umrah dari RSU Bidadari.

Penerima hadiah umrah masing-masing yakni Azzam Auliya Robbani dari Kecamatan Lima Puluh Pesisir untuk golongan 30 juz putra, Maryam At Thohiroh dari Kecamatan Sei Suka untuk golongan 30 juz putri, Muhammad Arwanda Hasibuan dari Kecamatan Tanjung Tiram untuk cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an putra, Khairunnisa Hasanah dari Kecamatan Datuk Lima Puluh untuk cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an putri, Mahmud Kholil Shofa Siagian dari Kecamatan Sei Balai untuk cabang Qira'at Al-Qur'an putra, serta Ari Sandi dari Kecamatan Lima Puluh untuk cabang Qira'at Al-Qur'an putri.

Sementara itu, berdasarkan keputusan Dewan Hakim MTQ ke-XIX Tahun 2026, Kecamatan Datuk Lima Puluh berhasil keluar sebagai Juara Umum MTQ XIX Tingkat Kabupaten Batu Bara Tahun 2026.

Pengumuman juara disambut meriah oleh masyarakat dan para kafilah.

Baca Juga:

Para peserta terbaik dari berbagai cabang seperti tilawah, tahfidz, qira'at, kaligrafi, syarhil, fahmil, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur'an menerima trofi dan penghargaan dari panitia serta Pemerintah Kabupaten Batu Bara.

Bupati Baharuddin juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berjuang membawa nama kecamatan masing-masing dalam syiar Al-Qur'an.

"Menang atau kalah adalah hal biasa. Yang paling penting adalah semangat untuk terus mensyiarkan Al-Qur'an dan menjadikannya pedoman hidup," tutupnya.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, AHY Ungkap Biang Keroknya
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Idul Adha 1447 H Hari Ini, 88 Titik Pantau Hilal Disiapkan
Kecil Kemungkinan Jokowi Terlibat Kasus Chromebook Nadiem Makarim, Ini Alasannya
Bahlil: Harga BBM dan Elpiji Subsidi Dipastikan Tak Naik di Tengah Tekanan Krisis Energi Global
Prabowo Minta Publik Sabar Soal Program Pemerintah: Jangan Nilai Sekarang, Tunggu 20 Tahun untuk Lihat Hasilnya!
Prabowo dari Cebu, El Nino, La Nina dan Cincin Api
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru