PDI-P: Insyaallah Megawati Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni
JAKARTA Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri disebut akan menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di
NASIONAL
MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memastikan layanan perekaman dan pencetakan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) akan kembali dilaksanakan di seluruh kantor kecamatan di Kota Medan.
Kebijakan tersebut disambut positif oleh masyarakat karena dinilai mampu memangkas birokrasi dan memudahkan akses layanan administrasi kependudukan.
Kepastian itu disampaikan Rico Waas saat kegiatan Sapa Warga yang dirangkaikan dengan gotong royong di Jalan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan, Sabtu, 30 Mei 2026.Baca Juga:
Dalam kegiatan tersebut, Rico menerima berbagai aspirasi masyarakat terkait layanan publik, mulai dari administrasi kependudukan, penerangan jalan umum, infrastruktur lingkungan, penanganan sampah, bantuan sosial hingga pemberantasan narkoba.
Menurut Rico, kebijakan mengembalikan layanan perekaman dan pencetakan e-KTP ke kecamatan diambil untuk mengurangi beban masyarakat yang selama ini harus mengurus dokumen kependudukan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan.
"Saya mengubah kebijakan dengan mengembalikan layanan perekaman dan pencetakan e-KTP di kecamatan," kata Rico di hadapan warga.
Ia menjelaskan sistem layanan yang sebelumnya terpusat di satu lokasi membuat warga dari sejumlah wilayah harus menempuh perjalanan jauh dan mengeluarkan biaya tambahan hanya untuk mengurus dokumen kependudukan.
Menurut dia, kondisi tersebut tidak efisien dan kerap menyulitkan masyarakat, terutama mereka yang harus meninggalkan pekerjaan untuk mengurus administrasi kependudukan.
"Bayangkan ada masyarakat yang harus mengambil cuti kerja satu hari penuh hanya untuk mengurus KTP dan belum tentu selesai pada hari yang sama," ujarnya.
Saat ini, layanan cetak e-KTP di tempat telah tersedia di tujuh kecamatan, yakni Medan Belawan, Medan Deli, Medan Labuhan, Medan Tuntungan, Medan Johor, Medan Marelan, dan Medan Denai.
Rico menargetkan seluruh kecamatan di Kota Medan, termasuk Kecamatan Medan Perjuangan, dapat melayani pencetakan e-KTP secara mandiri pada tahun ini.
Menurutnya, sistem tersebut akan mempermudah warga karena dapat menyerahkan berkas pada pagi hari dan mengambil dokumen yang telah selesai dicetak pada sore hari tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil.
Selain persoalan administrasi kependudukan, warga juga menyampaikan keluhan terkait minimnya penerangan jalan umum di sejumlah lingkungan permukiman.
Beberapa warga mengaku wilayah mereka belum memiliki lampu penerangan yang memadai selama bertahun-tahun sehingga rawan tindak kriminalitas.
Menanggapi keluhan tersebut, Rico langsung meminta Dinas Perhubungan bersama aparat kelurahan melakukan pengecekan lapangan dan segera menindaklanjuti kebutuhan pemasangan maupun perbaikan lampu penerangan jalan.
Persoalan peredaran narkoba juga menjadi perhatian warga dalam dialog tersebut.
Menurut Rico, Pemerintah Kota Medan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan aparat penegak hukum terus berupaya melakukan pemberantasan narkotika melalui penindakan maupun kegiatan preventif di tengah masyarakat.
"Kami bersama Forkopimda dan aparat penegak hukum berkomitmen memberantas narkoba. Namun kami juga membutuhkan partisipasi masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan indikasi peredaran narkoba di lingkungannya," kata Rico.
Dalam kesempatan itu, Rico juga menjelaskan pemerintah sedang melakukan validasi data bantuan sosial melalui sistem Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah diterima oleh warga yang benar-benar berhak sesuai kategori kesejahteraan yang telah ditetapkan.
Menurut Rico, digitalisasi data bantuan sosial diharapkan mampu meminimalkan kesalahan penyaluran dan meningkatkan akurasi penerima manfaat.
Di akhir pertemuan, Rico menegaskan Pemerintah Kota Medan akan terus membuka ruang dialog dengan masyarakat melalui program Sapa Warga.
Ia menilai komunikasi dua arah menjadi salah satu cara efektif untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
"Kami terbuka terhadap kritik dan saran. Setiap persoalan yang ada akan diselesaikan melalui dialog dan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat," ujar Rico.
Pemerintah Kota Medan berharap program tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh wilayah Kota Medan.*
(ad)
JAKARTA Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri disebut akan menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di
NASIONAL
MEDAN Kasus pembunuhan yang melibatkan anak di bawah umur kembali mencuat di Kota Medan. Seorang anak perempuan berinisial Al (12) didug
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemadaman listrik massal atau blackout yang sempat melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada pertengahan Mei 2026 kembali menyor
PERISTIWA
JAKARTA Polda Metro Jaya menetapkan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group, Ahmad Syah Farhan, sebagai tersan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto mengakhiri kunjungan kenegaraan ke Prancis dengan membawa kesepakatan komersial baru senilai total
NASIONAL
JAKARTA Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meminta pemerintah memberikan penjelasan terbuka terkait tujuan dan capaian kunjun
NASIONAL
JAKARTA Jusuf Muda Dalam (JMD) merupakan salah satu tokoh politik yang pernah menjabat sebagai Menteri Urusan Bank Sentral pada periode 19
SOSOK
BANDA ACEH Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh menetapkan dua mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) sebagai tersangka dalam ka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Honor resmi memasarkan ponsel kelas menengah terbarunya, Honor X6c, di Indonesia sejak Maret 2026.Perangkat ini diposisikan seba
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggeledah kantor perusahaan eksportir kelapa sawit PT MMS di k
HUKUM DAN KRIMINAL