BREAKING NEWS
Selasa, 09 Juni 2026

41 Korban Banjir dan Longsor di Sumut Masih Hilang, Bobby Nasution: Terseret Arus

Abyadi Siregar - Selasa, 09 Juni 2026 15:15 WIB
41 Korban Banjir dan Longsor di Sumut Masih Hilang, Bobby Nasution: Terseret Arus
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution saat meninjau pembangunan sabo dam Sungai Tukka di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, beberapa waktu lalu. (foto: Bobby Nasution/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Sebanyak 346 unit jembatan serta 762 ruas jalan dilaporkan mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor.

Jaringan air bersih yang menjadi kebutuhan utama masyarakat juga terdampak. Pemerintah mencatat sedikitnya 104 titik jaringan air bersih mengalami kerusakan.

"Untuk sektor perumahan ada 23.111 unit yang rusak, fasilitas pendidikan 1.218 unit, fasilitas kesehatan 119 unit, jembatan 346 unit, jalan 762 ruas, dan jaringan air bersih sebanyak 104 titik," kata Bobby.

Sektor pertanian dan peternakan juga mengalami kerugian besar.

Luas lahan pertanian yang rusak mencapai 36.118 hektare, sedangkan area perkebunan yang terdampak mencapai 1.227 hektare.

Selain itu, sebanyak 134.753 ekor ternak dilaporkan mati akibat bencana yang terjadi di berbagai wilayah Sumatera Utara.

Untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana, pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp23,33 triliun bagi Sumatera Utara.

Dana tersebut akan digunakan secara bertahap selama periode 2026 hingga 2028.

Menurut Bobby, saat ini seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur masih berjalan dengan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat melalui Transfer ke Daerah (TKD).

"Semua masih dalam proses perbaikan infrastruktur dengan menggunakan dana fiskal TKD yang telah diberikan pemerintah pusat," ujarnya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan proses pemulihan infrastruktur dan layanan publik di wilayah terdampak dapat berjalan secara bertahap agar aktivitas masyarakat kembali normal setelah bencana besar yang melanda pada akhir tahun lalu.*


Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Terlibat di Berbagai Program Pemerintah, TNI Tegas Bantah Kebangkitan Dwifungsi
Kantin Sekolah Bakal Jadi Penyedia MBG? Ini Kata Istana
TP-PKK Asahan Monitoring Lomba HKG 2026 di Pulau Rakyat dan Rahuning, Dorong Pemanfaatan Pekarangan Lewat Program Hatinya PKK
Wabup Asahan Sampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi DPRD soal Pertanggungjawaban APBD 2025
Renduk Pascabencana Bawa Harapan Baru bagi Petani dan Ketahanan Pangan Berkelanjutan
PHI Gandeng Pemkot Samarinda dan Kejati Kaltim, Klaim Selamatkan Potensi Produksi Rp480 Miliar per Tahun
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru