BREAKING NEWS
Jumat, 03 Juli 2026

Forum Komdigi APEKSI XVIII Resmi Ditutup di Medan, Ini 5 Rekomendasi Strategis untuk Transformasi Digital

Abyadi Siregar - Jumat, 03 Juli 2026 10:31 WIB
Forum Komdigi APEKSI XVIII Resmi Ditutup di Medan, Ini 5 Rekomendasi Strategis untuk Transformasi Digital
Forum Komunikasi Digital (Komdigi) APEKSI ke-XVIII resmi ditutup di Hotel Aryaduta Medan, Kamis, 2 Juli 2026. (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Forum Komunikasi Digital (Komdigi) APEKSI ke-XVIII resmi ditutup di Hotel Aryaduta Medan, Kamis, 2 Juli 2026.

Penutupan dilakukan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan, Arrahmaan Pane, yang mengajak seluruh kepala dinas Kominfo pemerintah kota di Indonesia untuk memperkuat kolaborasi dalam mempercepat transformasi digital.

Dalam sambutannya, Arrahmaan menegaskan bahwa dinas Kominfo memiliki peran penting sebagai garda terdepan komunikasi publik di setiap daerah.

Baca Juga:

Karena itu, menurut dia, sinergi antarkota menjadi kunci untuk menghadirkan layanan digital yang semakin baik bagi masyarakat.

"Kami menginginkan kita semua lebih kompak, lebih akrab, saling support, dan saling dukung. Kominfo adalah corong dari masing-masing kota. Lewat kebersamaan ini, kita bisa saling berbagi solusi," ujar Arrahmaan Pane.

Acara penutupan turut dihadiri Kepala BBLSDM Komdigi Medan Christiany Juditha, akademisi Universitas Atma Jaya Yogyakarta Josep J. Darmawan, Kepala Diskominfo Kota Bandung Henryco Arie Sapiie, Kepala Diskominfo Kota Makassar Muhammad Roem, serta para Kepala Dinas Kominfo dari berbagai pemerintah kota di Indonesia.

Arrahmaan mengatakan salah satu tantangan terbesar pemerintah daerah saat ini adalah keterbatasan anggaran dalam membangun sistem digital.

Menurutnya, persoalan tersebut dapat diatasi melalui kerja sama antardaerah.

Ia mencontohkan, daerah yang membutuhkan aplikasi pelayanan publik tidak harus mengembangkan sistem baru dari awal, melainkan dapat mengadopsi aplikasi yang telah terbukti berhasil digunakan oleh daerah lain.

"Kalau Makassar punya aplikasi bagus, kita bisa sharing dan buat MoU. Begitu juga kalau kita mau belajar regulasi penurunan kabel udara ke tanah, kita bisa mengadopsi apa yang sudah dilakukan oleh Kota Bandung. Konsep ini yang ingin kita bangun," jelasnya.

Menurut Arrahmaan, pola kolaborasi seperti itu tidak hanya menghemat anggaran, tetapi juga mempercepat penerapan inovasi digital di berbagai daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Arrahmaan juga mengusulkan pembentukan Forum Kominfo Kota di lingkungan APEKSI yang dapat menggelar pertemuan rutin secara daring setiap bulan.

Forum tersebut diharapkan menjadi ruang berbagi pengalaman, solusi, hingga penyelesaian berbagai persoalan digitalisasi yang dihadapi pemerintah daerah.

Selain itu, hasil aspirasi peserta yang dihimpun melalui Google Form selama dua hari pelaksanaan forum menghasilkan lima rekomendasi utama yang akan disampaikan kepada pengurus APEKSI Pusat.

Kelima rekomendasi tersebut meliputi:

- Penyusunan regulasi tata kelola komunikasi publik nasional.
- Penguatan panduan anggaran kemitraan media daerah.
- Penyusunan indikator kinerja utama (IKU) bagi dinas Kominfo.
- Standardisasi pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pelayanan publik.
- Penguatan sistem analisis media sosial dan infrastruktur pemerintahan digital.

"Selanjutnya standardisasi Teknis Pemanfaatan AI dengan Merumuskan panduan resmi penggunaan Kecerdasan Buatan dalam pelayanan publik dan Analisis Media Sosial & Infrastruktur Pemerintah Digital dengan Penguatan sistem monitoring isu publik serta infrastruktur digital yang merata di daerah," ujar Arrahmaan.

Menutup kegiatan, Arrahmaan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti Forum Komdigi APEKSI XVIII di Kota Medan.

Ia berharap semangat kolaborasi yang terbangun selama forum dapat terus berlanjut hingga pelaksanaan APEKSI berikutnya yang direncanakan berlangsung di Kota Bandung pada 2027.

"Mohon maaf jika ada kekurangan dalam pelayanan kami selama dua hari ini. Bawa pulang kenangan yang baik ke daerah masing-masing, dan mari kita bersama-sama membangun Indonesia yang kita cintai," pungkasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyerahkan cenderamata kepada Kepala Diskominfo Kota Bandung, Kepala Diskominfo Kota Makassar, serta para narasumber workshop yang telah berpartisipasi dalam Forum Komdigi APEKSI XVIII.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI 2026 di Medan, Ini Rekomendasi Strategisnya
Terjaring OTT KPK Terkait Suap Proyek Pemda, Bupati Langkat Syah Afandin Ditangkap Saat Hadiri APKASI di Deli Serdang
Maraknya OTT, DPR Soroti Rendahnya Gaji Kepala Daerah: Tidak Masuk Akal Hanya Rp5-6 Juta per Bulan
Bandung dan Makassar Bagikan Strategi Bangun Kepercayaan Publik Lewat Transformasi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
Forum Komdigi APEKSI XVIII: Media Sosial Pemda Harus Berbasis Data, Bukan Sekadar Publikasi Seremonial
Daun Ubi Tumbuk Jadi Primadona Rakernas APEKSI XVIII, Airin Rico Waas Kenalkan Kuliner Khas Medan ke Seluruh Indonesia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru