BREAKING NEWS
Jumat, 10 Juli 2026

Ketua Tim Komisi VII DPR RI dan Gubernur Sumut Kunjungi Paviliun Asahan di PRSU 2026, Sepatu Bunut Jadi Primadona

Muhammad Taufik - Jumat, 10 Juli 2026 14:50 WIB
Ketua Tim Komisi VII DPR RI dan Gubernur Sumut Kunjungi Paviliun Asahan di PRSU 2026, Sepatu Bunut Jadi Primadona
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mendampingi kunjungan Ketua Tim Komisi VII DPR RI, Dr. Evita Nursanty, M.Sc., bersama rombongan dan Gubsu Bobby Nasution ke Paviliun Kab. Asahan dalam ajang PRSU 2026 di Area PRSU, Kamis, 9 Juli 2026. (foto: Pemkab Asaha
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Ketua Tim Komisi VII DPR RI, Dr. Evita Nursanty, M.Sc., bersama rombongan dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengunjungi Paviliun Kabupaten Asahan dalam ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 di Area PRSU, Kamis, 9 Juli 2026.

PRSU 2026 menjadi salah satu agenda budaya dan ekonomi kreatif terbesar di Sumatera Utara.

Kegiatan yang berlangsung pada 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 itu mengangkat tema "Harmoni Emas dengan Semangat Kolaborasi Tradisi, Bangkitkan Inspirasi."

Baca Juga:

Selama penyelenggaraan, pengunjung dapat melihat pameran UMKM, hiburan, pertunjukan seni budaya, hingga kolaborasi dengan pelaku industri kreatif dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

Di Paviliun Kabupaten Asahan, Dr. Evita Nursanty bersama Gubernur Sumatera Utara meninjau berbagai produk unggulan UMKM.

Di antaranya Sepatu Bunut dan bibit kultur jaringan produksi PT Hijau Surya Biotechindo.

Dalam kesempatan itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin memaparkan berbagai potensi unggulan Kabupaten Asahan, termasuk perkembangan industri Sepatu Bunut yang selama ini dikenal sebagai salah satu ikon UMKM daerah.

Dr. Evita memberikan apresiasi terhadap kualitas produk yang dipamerkan.

Menurutnya, Sepatu Bunut memiliki desain yang menarik, jahitan yang rapi, kualitas yang baik, serta memiliki peluang untuk menembus pasar yang lebih luas.

Sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal, ia juga membeli satu pasang Sepatu Bunut ukuran 38.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Asahan terus memberikan pembinaan dan pendampingan kepada pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi yang dapat memperkuat perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Asahan menjelaskan industri Sepatu Bunut merupakan industri rumahan yang telah berkembang sejak 1998.

Sentra produksinya berada di sepanjang Jalan Lintas, Kelurahan Bunut dan Sidomukti, Kecamatan Kisaran Barat, sekitar 3,5 kilometer dari Kantor Bupati Asahan.

Menurutnya, Sepatu Bunut memiliki beragam desain dengan jahitan yang rapi, daya tahan yang kuat, serta harga yang terjangkau.

Produk ini juga memiliki ciri khas berupa model tanpa tali, tanpa tumit, dan dikenal dengan model pansus, baik untuk pria maupun wanita.

Keunggulan lainnya terletak pada teknik pembuatannya.

Pada Sepatu Bunut, kulit dipasang dari bagian tapak ke atas, sedangkan pada sepatu pada umumnya pemasangan dilakukan sebaliknya.

Teknik tersebut membuat Sepatu Bunut lebih kokoh dan memiliki daya tahan yang tinggi.

Hingga saat ini, para pengrajin masih memproduksi sekaligus memasarkan hasil karya mereka secara mandiri melalui rumah maupun toko masing-masing.

Melalui keikutsertaan dalam PRSU 2026, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap berbagai produk unggulan daerah semakin dikenal masyarakat luas, mampu memperluas pangsa pasar UMKM, serta mendorong peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Asahan.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemerintah Resmikan B50, Bahlil: Langkah Besar Menuju Kemandirian Energi
Mentan Amran Kenang Rachmat Gobel: Indonesia Kehilangan Sosok Pengabdi Bangsa
Rachmat Gobel Tutup Usia, DPR RI dan Dunia Politik Indonesia Berduka
Prabowo Bertemu Tiga Eks PM Thailand, Ini yang Dibahas
10 Personel Ditresnarkoba Polda Sumut Dikabarkan Diperiksa Propam, Diduga Terima Upeti THM
Jalur Lembah Anai Ditargetkan Dibuka Penuh Akhir Juli 2026, Pemulihan Konektivitas Sumatera Barat Hampir Rampung
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru