Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut baik rencana pelaksanaan Peringatan Hari Anak yang akan digelar Lion Club pada 26 Juli 2026 di kawasan Lapangan Merdeka, bertepatan dengan kegiatan Car Free Day (CFD).
Menurut Rico Waas, kegiatan yang memberikan ruang khusus bagi anak-anak perlu terus diperbanyak.
Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan tersebut juga dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya tumbuh kembang anak di tengah perubahan zaman.
Baca Juga:
Hal itu disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi pengurus Lion Club di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jumat (10/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut turut hadir Jones Tjiunardi dan Ika R. Dewi bersama jajaran pengurus Lion Club.
Rico Waas mengatakan, anak-anak merupakan aset penting bagi masa depan Kota Medan dan bangsa Indonesia.
Karena itu, seluruh pihak memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan mereka.
Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini memberikan tantangan baru dalam pola pengasuhan.
Anak-anak semakin dekat dengan perangkat digital sehingga membutuhkan ruang yang dapat mendorong aktivitas fisik, kreativitas, serta interaksi sosial secara langsung.
"Anak-anak itu menyenangkan. Namun terkadang kesadaran kita terhadap kebutuhan anak masih lemah. Mereka sekarang lebih banyak disuguhi tontonan dan gadget. Karena itu, ruang bermain yang aman dan sehat harus terus kita perjuangkan," kata Rico Waas.
Rico menilai kemajuan teknologi tidak dapat dihindari karena memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Namun, penggunaan teknologi juga perlu diimbangi dengan kegiatan yang melibatkan anak secara langsung bersama lingkungan sekitarnya.
Ia menyebut kegiatan seperti peringatan Hari Anak menjadi salah satu bentuk upaya menghadirkan ruang positif bagi anak-anak untuk belajar sekaligus bermain.
"Kegiatan seperti ini sangat baik karena memberikan porsi yang tepat bagi anak-anak untuk bermain, belajar, dan berinteraksi. Hal-hal seperti ini perlu terus didukung," ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kota Medan akan ikut berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Salah satunya dengan menghadirkan mobil pemadam kebakaran sebagai wahana edukasi bagi anak-anak.
Selain itu, anak-anak juga akan diajak mengenal fasilitas Integrated Traffic Control (ITC) agar memahami bagaimana pemerintah menggunakan teknologi dalam mengatur sistem lalu lintas perkotaan.
Peringatan Hari Anak yang digelar Lion Club akan dipusatkan di kawasan Lapangan Merdeka Medan bersamaan dengan pelaksanaan Car Free Day.
Pemilihan lokasi tersebut diharapkan dapat membuat kegiatan lebih mudah dijangkau masyarakat.
Kegiatan ini ditargetkan diikuti sekitar 1.000 anak dengan menghadirkan berbagai layanan dan aktivitas edukatif.
Sejumlah kegiatan yang disiapkan antara lain pemeriksaan kesehatan, konsultasi gizi, penyuluhan pencegahan kekerasan terhadap anak, serta pembagian makanan dan susu gratis.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Medan berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya menyediakan ruang yang aman, sehat, dan ramah bagi anak-anak.
Rico Waas menegaskan, pembangunan kota tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga bagaimana menciptakan lingkungan yang mampu mendukung generasi muda tumbuh dengan baik.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.