BREAKING NEWS
Minggu, 12 Juli 2026

Bobby Nasution Bermalam Bersama Ribuan Pramuka di Jamdasu XI, Api Unggun Jadi Simbol Semangat Generasi Muda

Abyadi Siregar - Minggu, 12 Juli 2026 08:57 WIB
Bobby Nasution Bermalam Bersama Ribuan Pramuka di Jamdasu XI, Api Unggun Jadi Simbol Semangat Generasi Muda
Gubsu Bobby Nasution melakukan prosesi renungan suci dan api unggun pada acara Jambore Daerah XI di lapangan bumi perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sabtu malam (11/7/2026). (foto: Diskominfo Sumut YT Hariono)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANG – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menghadiri kegiatan Jambore Daerah (Jamdasu) XI Gerakan Pramuka Sumatera Utara Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.

Bobby Nasution tidak hanya hadir dalam upacara pembukaan, tetapi juga bermalam bersama ribuan peserta Pramuka.

Momen tersebut ditandai dengan upacara Api Unggun yang menjadi simbol semangat, persatuan, gotong royong, dan persaudaraan antaranggota Pramuka.

Baca Juga:

Dalam sambutannya, Bobby menyampaikan rasa syukur karena dapat hadir bersama para peserta serta para kepala daerah yang juga menjadi pembina Gerakan Pramuka di wilayah masing-masing.

"Malam hari ini saya beserta seluruh kepala daerah yang juga pembina Pramuka di daerahnya masing-masing berkesempatan hadir di tengah Jambore Daerah Sumut Tahun 2026. Kami bersyukur bisa berada di tengah kalian semua. Kami bersyukur bisa bersama-sama ikut berkemah dan bertenda di jambore daerah ini," ujar Bobby Nasution di Bumi Perkemahan Sibolangit, Sabtu malam, 11 Juli 2026.

Menurut Bobby, kehadiran ribuan peserta Jamdasu XI menunjukkan besarnya potensi generasi muda Sumatera Utara sebagai penerus pembangunan daerah dan bangsa.

"Kami bersyukur karena menjadi bagian dan saksi bahwa adik-adik yang mengikuti jambore di sini adalah generasi yang kami percaya akan menggantikan posisi kami dalam membangun Sumatera Utara dan Republik Indonesia," katanya.

Bobby Nasution mengatakan api unggun yang dinyalakan dalam kegiatan tersebut bukan hanya sekadar seremoni, tetapi memiliki makna sebagai simbol semangat dan optimisme yang harus terus dijaga oleh para peserta.

"Api yang kita hidupkan menjadi simbol semangat dan optimisme. Selama lima hari berada di jambore ini, pasti banyak pelajaran yang bisa kalian dapatkan," ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan Jambore Daerah tidak hanya mengajarkan kemampuan bertahan hidup di alam terbuka, tetapi juga membentuk karakter mandiri serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan zaman.

"Dalam jambore banyak diajarkan bagaimana bertahan hidup dan menjadi anak yang mandiri. Saya mengapresiasi karena yang diajarkan bukan hanya bertahan hidup seolah-olah di tengah hutan, tetapi juga bagaimana menghadapi tantangan saat ini, seperti ancaman narkoba dan perkembangan dunia digital yang menjadi tantangan tersendiri bagi adik-adik peserta jambore," ungkapnya.

BobbyNasution juga mengajak para peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperluas pertemanan dan membangun jaringan yang kelak dapat menjadi modal dalam berkontribusi bagi masyarakat.

"Percayalah, malam ini kita bertemu sebagai para pelajar Sumatera Utara di Jambore Daerah. Beberapa tahun ke depan, kalian akan kembali bertemu sebagai orang-orang hebat yang membangun Sumatera Utara," katanya.

Dalam kesempatan itu, Bobby juga memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan kondisi dan persoalan yang mereka hadapi di daerah masing-masing.

Salah seorang peserta asal Kabupaten Mandailing Natal menceritakan perjuangannya mengikuti Jamdasu.

Ia mengaku harus bekerja di warung bakso sepulang sekolah hingga tengah malam agar dapat mengikuti kegiatan tersebut.

"Banyak teman bertanya mengapa saya bekerja sekeras itu hanya untuk mengikuti jambore. Tapi saya ingin bisa hadir di sini untuk mendapatkan pengalaman dan melatih kedisiplinan," ungkapnya.

Selain itu, peserta dari Kabupaten Nias Barat dan Nias Selatan turut menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari persoalan infrastruktur, layanan kesehatan, hingga harapan peningkatan kualitas pendidikan di daerah mereka.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bobby Nasution memastikan seluruh masukan akan dicatat dan menjadi perhatian pemerintah, termasuk aspirasi dari peserta yang berasal dari daerah terdampak bencana.

"Kami akan mencatat nama-nama adik-adik yang telah berani menyampaikan kondisi dan harapannya," kata Bobby.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan generasi muda, Bobby Nasution menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk membantu keberlanjutan pendidikan para peserta.

"Kami ingin memastikan adik-adik bisa terus melanjutkan pendidikan sampai universitas. Mudah-mudahan cita-cita yang diperjuangkan, termasuk pengorbanan orang tua, dapat terwujud. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan memberikan beasiswa hingga perguruan tinggi bagi kalian," tutup Bobby.

Kegiatan Jamdasu XI turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap, para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) kabupaten/kota.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
BBM Langka di Binjai, DPD AMPI Desak Pemko Turun Langsung Cek SPBU dan Tanyakan Pertamina
Bahlil: Dukung Prabowo-Gibran Bukan Berarti Tak Boleh Mengkritik
Eks Anggota BIN: Kasus Jiwasraya dan Asabri Diduga Dimanfaatkan Rezim Jokowi untuk Kepentingan Politik
Kebakaran Hebat Hanguskan Puluhan Kios Pasar Sibolga Nauli, Muncul Dugaan Kejanggalan dari Pedagang
UMKM Wajib Tahu! KUR BCA 2026 Resmi Dibuka, Pinjaman Rp100 Juta Bisa Dicicil Mulai Rp1,9 Juta per Bulan
Pemerintah Aceh Beri Fleksibilitas Kerja ASN untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Apel Pagi Ditiadakan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru