BREAKING NEWS
Selasa, 14 Juli 2026

Wali Kota Medan Rico Waas Dorong Optimalisasi PAD, Kurangi Ketergantungan Dana Transfer Pemerintah Pusat

Abyadi Siregar - Selasa, 14 Juli 2026 09:11 WIB
Wali Kota Medan Rico Waas Dorong Optimalisasi PAD, Kurangi Ketergantungan Dana Transfer Pemerintah Pusat
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat memimpin Rapat Evaluasi PAD, Pajak dan Retribusi Tahun 2026 di Aula Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, Senin (13/7/2026). (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai langkah memperkuat kemandirian fiskal Kota Medan.

Menurut Rico Waas, Pemerintah Kota Medan tidak dapat terus bergantung pada Transfer ke Daerah (TKD).

Karena itu, seluruh potensi pendapatan daerah harus dikelola secara maksimal agar kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan semakin kuat.

Baca Juga:

Pernyataan tersebut disampaikan Rico Waas saat memimpin Rapat Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pajak dan Retribusi Tahun 2026 di Aula Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, Senin (13/7/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, Inspektur Kota Medan Erfin Fachrurrazi, Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian, pimpinan perangkat daerah, serta para camat se-Kota Medan.

Dalam arahannya, Rico Waas mengapresiasi adanya peningkatan pendapatan daerah.

Namun, ia mengingatkan bahwa target PAD juga terus mengalami peningkatan setiap tahun sehingga diperlukan kerja lebih serius dari seluruh jajaran terkait.

"Kita tidak bisa terus bergantung pada TKD. Karena itu, seluruh potensi PAD harus dioptimalkan agar kemandirian fiskal Kota Medan semakin kuat," kata Rico Waas.

Menurutnya, optimalisasi PAD bukan hanya persoalan mengejar angka pendapatan, tetapi menjadi bagian penting dalam memperkuat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.

Dalam rapat tersebut, Rico Waas meminta Bapenda Kota Medan melakukan evaluasi terhadap sejumlah sektor pajak yang realisasinya masih belum maksimal.

Salah satunya adalah Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Ia meminta agar dilakukan pemeriksaan menyeluruh mulai dari sistem pendataan, distribusi Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT), hingga tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak.

Rico menyoroti masih adanya masyarakat yang memiliki keinginan membayar pajak, tetapi belum menerima SPPT.

Kondisi tersebut, menurutnya, harus segera mendapatkan solusi agar tidak menghambat penerimaan daerah.

Selain PBB, Wali Kota Medan juga menyoroti tingkat kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), khususnya kendaraan dinas maupun kendaraan milik aparatur sipil negara (ASN).

Ia menegaskan bahwa ASN dan seluruh aparatur pemerintah harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjalankan kewajiban membayar pajak.

Rico Waas juga mendorong percepatan digitalisasi sistem perpajakan daerah sebagai upaya meningkatkan transparansi dan mengurangi potensi kebocoran penerimaan.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah penerapan QRESTO, sistem pembayaran pajak restoran yang dikembangkan melalui kerja sama dengan Bank Indonesia dan Bank Sumut.

Menurut Rico, penggunaan sistem digital tersebut dapat membantu pemerintah melakukan pengawasan transaksi secara lebih akurat sekaligus meningkatkan efektivitas penerimaan pajak daerah.

Selain sektor restoran, ia juga meminta digitalisasi diterapkan pada sektor pajak parkir agar seluruh transaksi dapat tercatat secara otomatis dan transparan.

Menutup arahannya, Rico Waas kembali menegaskan bahwa peningkatan PAD bukan sekadar mengejar target pendapatan, tetapi menjadi modal utama untuk mempercepat pembangunan Kota Medan.

"Semakin kuat PAD, semakin besar kemampuan kita membangun Kota Medan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Fadly Abdina Beri Orasi Ilmiah di Yudisium Fakultas Pertanian UNA 2026, Dorong Lulusan Siap Hadapi Dunia Kerja
Wali Kota Tanjungbalai Beri Semangat Kontingen Kwarcab di JAMDASU XI 2026, Dorong Generasi Muda Berkarakter
Wali Kota Tanjungbalai Dorong Kolaborasi dengan Badan Mutu KKP untuk Tingkatkan Kualitas Hasil Kelautan dan Perikanan
Hari Pertama Masuk Sekolah, Bupati Asahan Ajak Siswa Terapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Tanpa Perampasan Aset, Koruptor Terus Tertawa
Mau Pinjam Modal Usaha? KUR BNI 2026 Tawarkan Bunga 6 Persen, Berikut Syarat dan Simulasi Angsurannya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru