Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Hingga saat ini, proses pemulihan perkebunan telah dilakukan pada sekitar 10.418 hektare lahan.
Menanggapi laporan tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah akan terus mengawal proses rehabilitasi lahan pertanian di Aceh melalui berbagai program yang telah disiapkan.
Program tersebut meliputi cetak sawah kembali, optimalisasi lahan, perbaikan jaringan irigasi, penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan), serta pemberian benih padi secara gratis kepada petani.
Selain sawah, pemerintah juga akan memprioritaskan rehabilitasi perkebunan kopi di dataran tinggi Aceh yang mengalami kerusakan akibat erosi dan longsor.
Dukungan yang disiapkan Kementerian Pertanian mencakup penyediaan bibit kopi unggul, pupuk, hingga pendampingan teknis agar produktivitas kopi Gayo sebagai komoditas ekspor dapat kembali meningkat.
Menteri Amran juga memastikan tim teknis Kementerian Pertanian akan terus berada di lapangan untuk memantau proses pemulihan lahan secara bertahap.
Sebelumnya, Amran juga telah meninjau langsung sejumlah lokasi pertanian yang terdampak bencana di Aceh.
Dalam audiensi tersebut, Gubernur Aceh didampingi Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Jamaluddin, Staf Khusus Gubernur Aceh T Irsyadi, serta Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh Said Marzuki.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.