BREAKING NEWS
Sabtu, 03 Oktober 2026

Wali Kota Tanjungbalai Soroti Keterbatasan Anggaran, Kejar Dukungan Program dari Pusat

Muhammad Taufik - Senin, 17 Agustus 2026 15:46 WIB
Wali Kota Tanjungbalai Soroti Keterbatasan Anggaran, Kejar Dukungan Program dari Pusat
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menghadiri Rapat Paripurna dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI di Gedung Paripurna DPRD Tanjungbalai, Jumat, 14 Agustus 2026. (foto: Pemkot Tanjungbalai)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TANJUNGBALAI — DPRD Kota Tanjungbalai menggelar Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Rapat berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Tanjungbalai, Jumat, 14 Agustus 2026.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Tanjungbalai Tengku Eswin.

Baca Juga:

Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim dan Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah capaian pemerintah selama 21 bulan masa pemerintahan.

Presiden menyebut sebanyak 121 kebijakan transformatif telah diputuskan dan dijalankan dalam 663 hari pemerintahan.

Sejumlah program yang disampaikan Prabowo antara lain peningkatan ketahanan pangan, kebijakan pupuk, kemandirian energi, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, operasional Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, Program Makan Bergizi Gratis, perbaikan sekolah, hingga perluasan layanan Cek Kesehatan Gratis.

Presiden juga menyampaikan sejumlah capaian pembangunan fasilitas pendidikan, infrastruktur jembatan dan titik air bersih di desa, serta pembangunan sektor kesehatan.

Usai mendengarkan pidato Presiden, Mahyaruddin mengatakan pemerintah daerah perlu mensinergikan program pemerintah pusat dengan program daerah agar kebijakan nasional dapat dirasakan masyarakat di tingkat daerah.

Mahyaruddin menilai kebijakan pemerintah pusat perlu diterjemahkan hingga ke daerah.

Menurut dia, pembangunan harus berorientasi pada pemenuhan kebutuhan masyarakat.

"Luar biasa, apa yang sampaikan Presiden Prabowo tadi soal pencapaian. Yang mana daerah harus mengoptimalkan dan mensinergikan program daerah dan program pusat, untuk diimpemetasikan di daerah. Pada prinsipnya pemerintah harus hadir untuk bisa memenuhi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat," ujar Mahyaruddin.

Ia mengatakan, selama kurang lebih satu tahun tujuh bulan masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, Pemerintah Kota Tanjungbalai telah melakukan berbagai inovasi serta membangun komunikasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

Menurut Mahyaruddin, pembangunan Kota Tanjungbalai tidak dapat dilakukan pemerintah daerah sendiri tanpa dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.

Pemko Tanjungbalai, kata dia, terus melakukan pembenahan, mulai dari penataan kota, keberlanjutan pembangunan infrastruktur jalan, hingga peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan.

Saat ini, terdapat sekitar 62 kilometer jalan dengan kondisi yang beragam, mulai dari rusak ringan, rusak sedang hingga rusak parah.

Keterbatasan kemampuan keuangan daerah menjadi salah satu tantangan dalam mempercepat pembangunan.

Mahyaruddin mengatakan dari belanja daerah sekitar Rp288 miliar, anggaran yang dapat digunakan untuk belanja barang dan jasa sekitar Rp70 miliar.

"Anggaran sebesar itulah yang kami dapat belanjakan, termasuk untuk rehab gedung, lampu jalan dan lain sebagainya," paparnya.

Karena keterbatasan tersebut, Pemko Tanjungbalai tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pemerintah kota juga berupaya mendapatkan dukungan program dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, kementerian, dan pemerintah pusat.


Di sisi lain, pemerintah daerah berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi retribusi, pajak daerah, dan sumber pendapatan lainnya.

Mahyaruddin berharap peningkatan pendapatan daerah dapat memperbesar kemampuan fiskal pemerintah sehingga pembiayaan pembangunan di Kota Tanjungbalai semakin kuat.

Ia menegaskan program pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus berjalan selaras.

Untuk mewujudkannya, Pemko Tanjungbalai mengajak Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemangku kepentingan, serta seluruh elemen masyarakat untuk bekerja bersama.

"Makanya tentunya kita bersama dengan forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan, stakeholder dan elemen masyarakat bahu membahu mewujudkan dan merealisasikan program nasional dan derah sehingga Visi Tanjungbalai EMAS dapat kita wujudkan bersama," pungkasnya.

Rapat Paripurna DPRD Tanjungbalai turut dihadiri Forkopimda Tanjungbalai, anggota DPRD, Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, Ketua TP-PKK Ny. Mashandayani Mahyaruddin, Staf Ahli TP PKK Ny. Desi Khairina Fadly Abdina, para pimpinan OPD, camat, lurah se-Kota Tanjungbalai, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, instansi vertikal, BUMN/BUMD, pelajar berprestasi, serta undangan lainnya.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Nyala Obor Terangi Labusel, Bupati Fery Pimpin Taptu Sambut HUT RI ke-81
Semarak HUT RI ke-81, Ribuan Warga Labusel Ikuti Senam Sehat di Lapangan SBBK
Bupati Labusel Buka Catur Gembira, Pertemukan Insan Pers dan LSM dalam Suasana Santai
Malam Renungan Suci di Kisaran, Bupati Asahan Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan
Meriahkan HUT RI ke-81, Bupati Batu Bara Tutup Turnamen Bahagia Cup II
Harga di Nias Mahal, Bobby Nasution Bangun Gudang Pangan agar Setara dengan Sumatera Daratan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru