Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Ia mengatakan ekonomi syariah tidak hanya berkaitan dengan sektor keuangan.
Ekosistem tersebut mencakup rantai nilai halal atau Halal Value Chain, seperti makanan dan minuman halal, modest fashion, kosmetik, pariwisata ramah muslim, pertanian, industri kreatif, UMKM, hingga ekonomi pesantren.
"Ekonomi syariah bukan lagi sekadar sektor yang terbatas, tetapi telah menjadi bagian dari aktivitas ekonomi riil dan memiliki potensi menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi yang semakin penting, termasuk bagi Sumatera Utara," ujarnya.
Sumut Halal Fest 2026 diisi dengan sejumlah kegiatan.
Di antaranya Workshop 1.000 Sertifikasi Halal UMKM Sumatera Utara, Seminar Nasional bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Utara dan Himpunan Doktor Ekonomi Syariah (HADESYA).
Kegiatan lainnya adalah rapat penyusunan program kerja ekonomi syariah bersama KDEKS Sumatera Utara serta tabligh akbar bersama Ustaz Nasional Hilman Fauzi.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal penguatan ekosistem ekonomi syariah di Sumatera Utara secara lebih terintegrasi.
Pemerintah, Bank Indonesia, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), dunia usaha, lembaga keuangan, akademisi, ulama, komunitas, dan UMKM didorong memperkuat kolaborasi.
Dengan sinergi tersebut, Sumatera Utara diharapkan tidak hanya menjadi pasar produk halal, tetapi juga mampu menjadi produsen sekaligus bagian dari rantai pasok halal nasional dan global.
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan mengatakan Sumatera Utara memiliki potensi besar dalam pengembangan produk halal karena didukung banyak pengusaha dan UMKM.
Menurut dia, semakin banyak produk UMKM Sumut yang memiliki sertifikasi halal, semakin besar pula peluang produk tersebut menembus pasar yang lebih luas.
"Sumatera Utara memiliki banyak pengusaha dan UMKM. Dengan semakin meningkatnya produk halal dari Sumatera Utara, akan semakin terbuka peluang untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan UMKM. Halal lifestyle saat ini juga semakin luas, sehingga sertifikasi halal menjadi salah satu peluang bagi produk UMKM Sumatera Utara untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas pasar," ujar Ahmad Haikal Hasan.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.