Kapal Penyelundup 1,16 Ton Ketamin Ternyata Terdaftar atas Nama Perusahaan Malaysia
MEDAN Kapal tanker MT Global 168 yang diamankan aparat karena diduga membawa 1,16 ton ketamin di perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera
HUKUM DAN KRIMINAL
JOMBANG - Presiden Prabowo Subianto mengungkap pemerintah Indonesia menolak tawaran pinjaman dari Dana Moneter Internasional (IMF). Nilai pinjaman yang ditawarkan disebut mencapai USD25 miliar-USD30 miliar atau sekitar Rp532,4 triliun.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).
Prabowo mengatakan tawaran pinjaman tersebut muncul ketika Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berada di Washington DC. Pemerintah memilih menolak tawaran tersebut karena menilai Indonesia masih mampu menjaga kondisi keuangan negara tanpa tambahan pinjaman dari IMF.Baca Juga:
"Saya kira kemarin beberapa bulan lalu kaget Menteri Keuangan (Purbaya) kita di Washington DC, ditawarin pinjaman dari IMF, kita tolak. Terima kasih, Indonesia masih bisa tanpa pinjaman dari IMF," kata Prabowo.
Prabowo menegaskan pemerintah saat ini berupaya mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman dari luar negeri. Menurutnya, pemerintah lebih terbuka terhadap investasi dibandingkan menambah utang.
Meski demikian, Prabowo mengatakan pemerintah tetap dapat mengambil pinjaman jika memang diperlukan. Syaratnya, pinjaman tersebut harus memiliki tingkat bunga yang rendah.
"Dan kita sekarang berusaha tidak mau terlalu banyak pinjam-pinjam uang dari mana-mana. Ajak investasi boleh, kalau kita mau pinjam uang yang bunganya sekecil mungkin," ujarnya.
Selain mengurangi ketergantungan terhadap utang, Prabowo mengatakan pemerintah juga terus melakukan efisiensi anggaran. Penghematan dari berbagai sektor disebut telah mencapai lebih dari Rp200 triliun dan mendekati Rp300 triliun setiap tahun.
Prabowo mengatakan dana hasil penghematan tersebut kemudian dialihkan untuk program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Penghematan kita dari berbagai bidang tiap tahun lebih dari Rp200 triliun, mendekati Rp300 triliun tiap tahun. Uang ini lah yang kita alihkan, yang kita gelontorkan sebesar-besarnya langsung ke rakyat, ini yang kita pakai," ungkapnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga pernah mengungkapkan adanya tawaran pinjaman dari IMF dan Bank Dunia. Tawaran tersebut bernilai sekitar USD25 miliar-USD30 miliar atau setara Rp532,4 triliun.
Tawaran itu disebut berkaitan dengan upaya menjaga stabilitas fiskal Indonesia di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global dan konflik geopolitik di Timur Tengah.
MEDAN Kapal tanker MT Global 168 yang diamankan aparat karena diduga membawa 1,16 ton ketamin di perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera
HUKUM DAN KRIMINAL
OlehYogen SogenKETIKA lahan bekas kebakaran segera ditanami sawit, penegakan hukum harus menelusuri bukan hanya siapa pelaku yang membakar,
OPINI
JAKARTA Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules, meluapkan kemarahannya kepada Mente
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN Gempa bumi bermagnitudo 3,1 mengguncang wilayah Kabupaten Padangsidimpuan, Sumatera Utara, pada Jumat, 23 Oktober 2026,
PERISTIWA
JAKARTA Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Bareskrim Polri membongkar dugaan penyelun
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko mengatakan hubungannya dengan Presiden Prabowo Subianto pada m
POLITIK
CIREBON Sebanyak 395 orang mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan konsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ko
PERISTIWA
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Jumat, 23 Oktober 2026. Rupiah turun 0,06
EKONOMI
BIREUEN Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Satlantas Polres) Bireuen mulai menggencarkan sosialisasi menjelang pelaksanaan Operasi Pat
NASIONAL
LANGKAT Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah mengeksekusi Imran, mantan Kepala Desa Tapak Kuda, Kabupaten Langkat, yang
HUKUM DAN KRIMINAL