Kawal Proyek Peta Dasar Rp 4,7 Triliun BIG dari Bank Dunia, Kejagung Pasang Badan Mencegah Korupsi
JAKARTA Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMIntel) Reda Manthovani bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) mengawal p
NASIONAL
MEDAN- Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut) Sutarto meminta Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Permintaan itu disampaikan menyusul sejumlah kasus dugaan keracunan yang terjadi di beberapa daerah di Sumut.
Sutarto mengaku prihatin karena dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan program MBG kembali terjadi. Dia menilai pengawasan keamanan pangan perlu diperkuat agar kejadian serupa tidak berulang.
"Sumatera Utara termasuk daerah yang banyak mengalami keracunan akibat MBG. Saya meminta penguatan peran Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)," kata Sutarto, Selasa (22/9/2026).Baca Juga:
Beberapa kasus dugaan keracunan MBG sebelumnya terjadi di sejumlah wilayah Sumut. Salah satunya menimpa 353 siswa di SMAN 1 Berastagi serta SMK/SMA Bersama Kabupaten Karo pada 13 Agustus 2026.
Kasus berikutnya terjadi di Kabupaten Asahan. Sebanyak 22 hingga 30 siswa MTs Negeri 2 Kisaran dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami keluhan yang diduga berkaitan dengan makanan program MBG pada 14 September 2026.
Sementara pada 18 September 2026, sebanyak 38 murid dari empat sekolah dasar negeri di Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, dilarikan ke Puskesmas Galang setelah mengalami sakit perut dan muntah-muntah yang diduga muncul usai mengonsumsi paket MBG.
Menurut Sutarto, BBPOM sebagai unit pelaksana teknis BPOM di tingkat regional memiliki peran penting dalam memastikan keamanan pangan dalam pelaksanaan program tersebut.
"BBPOM ini merupakan sebuah instrumen yang perannya harus diperkuat pelibatannya dalam pengawasan, saya kira," ujarnya.
Sutarto mengatakan peran BPOM dalam pengawasan program MBG juga telah diperkuat melalui Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis.
Dia menyebut pengawasan mencakup berbagai tahapan, mulai dari persiapan, pengujian bahan mentah, rantai pasok, distribusi hingga pelaksanaan dan penyajian makanan.
"Di sana menyebut BPOM mengawal keamanan bahan bakunya, edukasi, pengelolaan hingga distribusi dan penyajian, serta mitigasi masalah," katanya.
Sutarto mendorong Pemerintah Provinsi Sumut meningkatkan sinergi dengan BPOM RI melalui BBPOM di Medan. Menurutnya, pengawasan perlu dibarengi edukasi mengenai keamanan pangan serta pencegahan risiko berdasarkan kajian.
JAKARTA Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMIntel) Reda Manthovani bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) mengawal p
NASIONAL
JAKARTA Akademisi Rocky Gerung menyoroti gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) terkait syarat pendidikan pencalonan Gibran Rakab
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pelestarian budaya dan cagar budaya merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya,
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi inovasi sosial yang digagas Kecamatan Medan Denai melalui program ANJELI dan K
PEMERINTAHAN
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan dilaporkan memburuk akibat sebaran asap di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Wali Kota Medan Rico Waas me
KESEHATAN
BANDA ACEH Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh memperkuat komitmen memberikan pelayanan yang semakin humanis dan profesional kep
PERISTIWA
MEDAN Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) memasok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita dalam keg
EKONOMI
JAKARTA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM meraih delapan penghargaan dalam ajang Environmental and Social Innovation Awar
NASIONAL
MEDAN Ketua Umum Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Adardam Achyar mempertanyakan pemidanaan terhadap surat yang dibuat advokat dalam menjal
POLITIK
MANDAILING NATAL Foto mobil dinas Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) digunakan untuk mengangkut
PERISTIWA