Menuju Jakarta 500 Tahun: Mampukah Jadi Kota Global Tanpa Meninggalkan Warganya?
JAKARTA Jakarta akan memasuki usia 500 tahun pada 2027. Momentum tersebut menjadi titik penting bagi Jakarta setelah tidak lagi diposisi
NASIONAL
ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan mengusulkan Desa Hessa Perlompongan, Kecamatan Air Batu, sebagai salah satu desa dalam Program Kampung Kreatif Sumut Berkah Tahun 2026.
Usulan tersebut dipaparkan dalam kegiatan Entry Meeting "Paparan oleh Pemerintah Daerah terkait Desa yang Diusulkan pada Program Kampung Kreatif Sumut Berkah" di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., Tim Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan, sejumlah kepala perangkat daerah dan perwakilan OPD terkait, Camat Air Batu, serta Kepala Desa Hessa Perlompongan.Baca Juga:
Dalam kesempatan itu, Pemkab Asahan memaparkan konsep "ECO Cultural and Creative Village Desa Hessa Perlompongan" dengan tema "Membangun Desa sebagai Destinasi Wisata yang Hijau, Berbudaya, Kreatif, Produktif dan Berkelanjutan."
Wakil Bupati Asahan Rianto menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang hadir untuk melakukan penilaian terhadap desa yang diusulkan dalam Program Kampung Kreatif Sumut Berkah Tahun 2026.
Ia berharap potensi yang dimiliki Desa Hessa Perlompongan dapat terus dikembangkan sehingga program tersebut nantinya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dalam paparan disebutkan, Desa Hessa Perlompongan merupakan satu dari 12 desa di Kecamatan Air Batu.
Desa tersebut berjarak sekitar 17,8 kilometer dari ibu kota Kabupaten Asahan dan berada di lokasi strategis karena dilintasi Jalan Lintas Sumatera.
Desa Hessa Perlompongan memiliki luas sekitar 638 hektare dengan jumlah penduduk 5.382 jiwa yang tersebar di empat dusun.
Sejumlah prestasi desa juga menjadi bagian dari paparan.
Di antaranya Juara Lomba Desa Terbaik tingkat Kabupaten Asahan dan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024, Desa Binaan Sadar Hukum Kemenkumham Sumatera Tahun 2024, Juara Umum MTQ tingkat Kecamatan Tahun 2023, serta Juara Festival Nasyid tingkat Kecamatan Tahun 2025.
Konsep pengembangan Desa Hessa Perlompongan diarahkan dengan menggabungkan berbagai potensi lokal, mulai dari budaya, UMKM, pertanian, lingkungan hingga kreativitas masyarakat.
Masyarakat akan didorong menjadi pelaku utama melalui penyediaan ruang kreatif, penguatan usaha, pelatihan, digitalisasi dan promosi.
Sejumlah potensi unggulan yang dimiliki desa antara lain seni dan budaya, Sungai Ligasan, agrowisata kebun sayur, serta industri kreatif.
Industri kreatif tersebut meliputi usaha mebel, tas dan dompet berbahan kain perca, keripik, bunga hias, hingga aksesori yang dibuat dari limbah plastik.
Potensi tersebut juga didukung akses transportasi yang strategis serta upaya digitalisasi UMKM.
Melalui visi dan masterplan awal, Desa Hessa Perlompongan diarahkan menjadi kampung wisata kreatif yang berdaya saing, berbasis potensi lokal, berbudaya, inovatif dan berkelanjutan.
Konsep tersebut diharapkan dapat menjadikan Desa Hessa Perlompongan sebagai salah satu destinasi wisata unggulan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Usai pemaparan, Ketua Tim Penjaringan Program Kampung Kreatif Sumut Berkah untuk Kabupaten Asahan, Ony Hapsari Manullang, S.STP., M.AP., memberikan sejumlah masukan.
Ia mengapresiasi konsep dan visi yang telah disampaikan Pemkab Asahan.
Namun, tim meminta agar setiap program dan nama kegiatan dijelaskan secara lebih konkret.
Hal yang perlu diperjelas antara lain target program, bentuk kegiatan, serta dampak yang akan diberikan kepada masyarakat.
Tim juga menekankan pentingnya kejelasan status dan kesesuaian lahan yang akan digunakan dalam pengembangan program.
Selain itu, keberlanjutan fasilitas juga menjadi perhatian agar sarana yang dibangun nantinya tidak terbengkalai.
Aspek lingkungan, termasuk pemanfaatan Sungai Ligasan dan pengelolaan sampah, turut menjadi perhatian dalam penilaian.
Pemkab Asahan juga diharapkan memastikan kesiapan administrasi dan kelembagaan, termasuk surat keputusan (SK) serta perangkat pendukung program.
Tim berharap konsep yang telah dipaparkan tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi dapat diwujudkan dalam program yang nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Setelah kegiatan pemaparan, proses penilaian akan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan ke Desa Hessa Perlompongan.
Tim akan melihat secara langsung potensi serta kesiapan desa yang diusulkan sebagai Kampung Kreatif Sumut Berkah Tahun 2026.* (ad)
JAKARTA Jakarta akan memasuki usia 500 tahun pada 2027. Momentum tersebut menjadi titik penting bagi Jakarta setelah tidak lagi diposisi
NASIONAL
JAKARTA Dua dari 26 tokoh yang diangkat Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) tidak hadir d
POLITIK
JAKARTA Direktur Law Firm Pedang Keadilan & Partners Zuhri Saifudin menilai Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki peluang untuk mendiskualif
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menilai rangkaian perombakan pemerintahan Presiden Prabowo Su
POLITIK
MEDAN Video yang memperlihatkan seorang pedagang kaki lima (PKL) diduga dikeroyok sejumlah pria di kawasan depan Kampus Universitas Suma
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan tengah mengembangkan sistem pemerintahan digital yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan publik melal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mayjen TNI (Purn) Prof. H.C. Dr. Rido Hermawan mengajak masyarakat melihat kembali hubungan manusia dengan dirinya sendiri, sesa
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung belum menemukan indikasi keterlibatan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang dalam perka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Anwar Usman memilih tidak memberikan tanggapan mengenai perkara yang mempersoal
NASIONAL
OlehWerdha CandratrilaksitaRESHUFFLE lazimnya menjadi cara seorang presiden memperkuat kendali terhadap pemerintahannya. Menteri yang dinil
OPINI