BREAKING NEWS
Rabu, 07 Oktober 2026

Perkuat Keamanan Digital, TTIS Kabupaten Batu Bara Dikukuhkan BSSN

Muhammad Taufik - Rabu, 07 Oktober 2026 13:39 WIB
Perkuat Keamanan Digital, TTIS Kabupaten Batu Bara Dikukuhkan BSSN
Kepala Diskominfo Kabupaten Batu Bara Elpandi, S.Ag., M.H., menghadiri pengukuhan 59 TTIS oleh BSSN di Depok, Jawa Barat, Selasa, (6/10/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DEPOK - Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batu Bara Elpandi, S.Ag., M.H., bersama Sekretaris Diskominfo Hamdan, S.Pdi., M.Si., dan Kabid Persandian Zulfan Suri, ST., menghadiri pengukuhan 59 Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Pengukuhan 59 TTIS ini dilakukan langsung oleh Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi, sebagai garda terdepan penanganan insiden siber di instansi masing-masing, Depok, Jawa Barat, Selasa, (6/10/2026).

Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi menegaskan keamanan siber dan persandian merupakan fondasi transformasi digital nasional sehingga pemerintahan digital harus dibangun secara aman, terpercaya, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga:

"Hal ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden mengenai pemerintahanincorporated, digitalisasi, dan karakter ancaman siber yang terus berkembang," kata Nugroho.

Ia juga menekankan agar setiap TTIS mengidentifikasi aset secara menyeluruh beserta risiko dan ancamannya.

Pengukuhan tersebut sebagai langkah strategis yang terdiri atas 13 TTIS kementerian/lembaga, 37 TTIS pemerintah daerah, 7 TTIS sektor kesehatan, dan 2 TTIS sektor pendidikan.

Pembentukan TTIS sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar setiap kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah segera memiliki tim tanggap insiden siber (Computer Security Incident Response Team/CSIRT atau TTIS).

Di sektor pendidikan TTIS dapat memperkuat fondasi transformasi digital nasional menuju pemerintah incorporated, melalui penerapan prinsip security by design, defense in depth, serta residence by architecture, sesuai keinginan Presiden RI Prabowo Subianto bahwa Indonesia harus memiliki pemerintahan digital kelas dunia.

Seluruh pelayanan yang memungkinkan harus tersedia secara digital.

Rakyat tidak perlu mengantre berjam-jam. Rakyat tidak perlu berpindah dari kantor ke kantor. Pemerintah harus datang kepada rakyat melalui teknologi.

Maka dari itu TTIS seluruh Indonesia terutama TTIS Kabupaten Batu Bara diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan Operasional dan koordinasi dalam merespon ancaman digital secara cepat dan tepat.

Pada kesempatan tersebut Pemerintah Kabupaten Batu Bara menerima Sertifikat Tanda Register Batubarakab-CSIRT.

Langkah ini menegaskan komitmen TTIS Kabupaten Batu Bara bersama Badan Siber dan Sandi Negara untuk menghadirkan ekosistem digital nasional yang aman, handal, dan terpercaya bagi masyarakat.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sonny Irawan Kembali ke Sumut sebagai Kapolda, Gubsu Bobby Nasution Siap Perkuat Kolaborasi
Pernah Minta Gibran Mundur, Kepala Bakom Syahganda: Itu Dulu Saat di Luar Pemerintahan
Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara Saat MK Putus Perkara Gibran, Ada Apa?
Pemkab Batu Bara Perkuat Keamanan Siber, Batubarakab-CSIRT Resmi Dikukuhkan BSSN
Jaksa Sahabat Pendidik, Bupati Batu Bara Ingatkan Kepala Sekolah Kelola Anggaran Secara Transparan dan Akuntabel
Pemkab Batu Bara Ajukan Tiga Ranperda, Mulai Penyertaan Modal hingga Penataan Perangkat Daerah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru