Ketua DPRD Sumut Desak Dirut Pertamina Evaluasi Total Sumbagut, Soroti Antrean BBM yang Kian Parah
MEDAN Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Arni Sitorus mendesak Direktur Utama PT Pertamina segera melakukan evaluasi menyeluruh
POLITIK
JAKARTA – Presiden Joko Widodo kembali menjadi sorotan publik setelah menandatangani pemberian tunjangan kinerja bagi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), hanya dua hari menjelang pemungutan suara Pemilu 2024. Kontroversi ini muncul setelah sebelumnya pembagian bantuan sosial (bansos) juga menuai berbagai kritik.
Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menjelaskan bahwa pemberian tunjangan ini sudah direncanakan sejak tahun 2023. Menurutnya, aturan tentang tunjangan kinerja bagi pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal Bawaslu telah diusulkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) pada bulan Oktober 2023. Penilaian indeks reformasi birokrasi (RB) Sekretariat Jenderal Bawaslu oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) pada tahun 2021 menjadi dasar kenaikan tunjangan tersebut.
Besaran kenaikan tunjangan ini, dari semula 60 persen menjadi 70 persen, juga telah disetujui oleh Kementerian Keuangan. Ari menegaskan bahwa kenaikan tunjangan ini tidak hanya berlaku untuk Bawaslu, tetapi juga untuk kementerian dan lembaga lainnya, sesuai dengan usulan dari Kemenpan RB.
Meskipun begitu, Ari tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengapa aturan kenaikan tunjangan ini baru ditandatangani oleh Presiden Jokowi dua hari sebelum pemungutan suara Pemilu.
Di sisi lain, putri sulung Abdurahman Wahid, Alissa, menyuarakan kecurigaannya terkait waktu pemberian tunjangan kinerja bagi Bawaslu menjelang pemungutan suara. Meskipun ia mendukung pemberian tunjangan tersebut, Alissa bertanya-tanya mengenai dampaknya serta alasan mengapa hal tersebut dilakukan pada saat yang sangat dekat dengan pelaksanaan Pemilu.
Pernyataan Alissa disampaikan melalui akun Twitter pribadinya, @Alissa_Wahid, yang menarik perhatian banyak pihak. Dalam cuitannya, Alissa menunjukkan keprihatinannya terhadap situasi tersebut, mempertanyakan alasan di balik keputusan tersebut dan potensi dampaknya pada proses Pemilu.
Kontroversi ini menimbulkan berbagai spekulasi dan pertanyaan dari masyarakat, serta menyoroti pentingnya transparansi dan kejelasan dalam kebijakan pemerintah terkait proses pemilu yang demokratis dan adil.
(FZ/011)
MEDAN Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Arni Sitorus mendesak Direktur Utama PT Pertamina segera melakukan evaluasi menyeluruh
POLITIK
JAKARTA Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H.,
NASIONAL
MEDAN Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., me
NASIONAL
DELISERDANG Prestasi membanggakan kembali datang dari Sumatera Utara. Caroline Cicilia Nababan, siswi kelas I SD Negeri 18 Rantau Selata
PENDIDIKAN
BENER MERIAH Pemerintah pusat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di kawasan Tanah Gayo, Aceh. Dalam kurun wak
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bergerak cepat menindaklanjuti tambahan Dana Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 sebes
PEMERINTAHAN
MEDAN Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi motor penggerak lahirny
NASIONAL
MEDAN Kuliah umum Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (15/7/2026), diwarnai interup
NASIONAL
MEDAN Kuliah umum Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (15/7/2026), tak sekadar memb
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan mempertanyakan mekanisme verifikasi dalam proses seleksi Taruna Akademi Militer (Akmil)
NASIONAL