INDRAPURA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan tegas menanggapi isu yang beredar mengenai kemungkinan dirinya melakukan kampanye pada hari terakhir masa kampanye, yang jatuh pada tanggal 10 Februari 2024. Dalam pernyataannya, Jokowi dengan lugas menyatakan bahwa ia tidak akan turun kampanye pada tanggal tersebut.
Kepastian ini disampaikan oleh Jokowi sebagai respons terhadap spekulasi yang telah berkembang di media maupun di masyarakat. Meskipun secara hukum presiden diperbolehkan untuk turun kampanye sesuai dengan aturan yang diatur dalam undang-undang, namun Jokowi menegaskan bahwa ia tidak akan melakukannya.
Jokowi juga menekankan bahwa sebagai pemimpin, ia selalu berpegang pada prinsip-prinsip yang mengutamakan kepentingan negara dan rakyat di atas segalanya. Meskipun memiliki kewenangan untuk turun kampanye, namun dalam konteks situasi yang berkembang, Jokowi memilih untuk tidak melakukan kampanye sebagai bentuk penghormatan terhadap jabatan yang diemban dan demi menjaga netralitas serta integritasnya sebagai presiden.
Penegasan Jokowi ini juga mencerminkan sikapnya yang konsisten dalam menghormati peraturan dan aturan yang berlaku. Sebagai seorang pemimpin yang bertanggung jawab, Jokowi senantiasa menunjukkan sikap yang transparan dan bertanggung jawab dalam setiap tindakan dan keputusannya.
Dengan demikian, pernyataan Jokowi ini tidak hanya sebagai penegasan terhadap isu yang berkembang, tetapi juga sebagai contoh nyata dari prinsip-prinsip kepemimpinan yang ia anut. Meskipun demikian, Jokowi tetap aktif dalam memantau dan mendukung jalannya proses kampanye, namun tidak secara langsung terlibat dalam kegiatan kampanye itu sendiri.
(A/08)
Jokowi Klarifikasi: Tidak Akan Turun Kampanye di Hari Terakhir Masa Kampanye