Pengungsi Bencana Tandihat di Huntara: Nyaman Tapi Rindu Rumah Sendiri
TAPSEL Sejumlah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, menyatakan merasa n
NASIONAL
BANDA ACEH– Dunia pendidikan tinggi di Aceh kembali bertambah dengan hadirnya Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Aceh, setelah secara resmi memperoleh Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Nomor 857/B/O/2025 tentang izin penggabungan dua perguruan tinggi, yakni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Aceh dan Akademi Teknik Pratama Makale Tana Toraja.
Kabar gembira ini disampaikan oleh T. Murhadi, selaku perwakilan kampus UAD Aceh, kepada Bitvonline di Kampus UAD Aceh, Gampong Punge Blang Cut, Banda Aceh.
Baca Juga:Ia menyebutkan bahwa kampus baru ini telah mulai membuka penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026.
"Pendaftaran gelombang kedua berlangsung hingga 15 Oktober 2025, dan gelombang ketiga akan dibuka pada 10 November hingga 27 Desember 2025," ujar T. Murhadi yang akrab disapa Abu Murhadi."Kami mengimbau masyarakat Banda Aceh dan sekitarnya yang ingin menempuh pendidikan tinggi berkualitas untuk segera mendaftar ke Kampus UAD Aceh," tambahnya.
UAD yang baru berdiri ini sudah mengantongi Akreditasi BAN PT dari STikes Muhammadiyah Aceh sebelumnya dengan predikat baik sekalidan didukung oleh tenaga pengajar muda yang profesional serta berpengalaman di bidangnya.
Kampus ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti ruang kuliah ber-AC, lapangan olahraga, serta lokasi yang strategis di jantung Kota Banda Aceh.Lahirnya Universitas Ahmad Dahlan Aceh disambut positif oleh berbagai kalangan masyarakat. Salah satunya datang dari pegiat wakaf Ustaz Sayed Muhammad Husen, yang menilai berdirinya UAD Aceh merupakan langkah penting dalam membuka akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat luas.
"Kehadiran UAD di Aceh membuka peluang belajar yang lebih luas bagi generasi muda. Kita berharap universitas ini mampu melahirkan intelektual yang berkemajuan, sejalan dengan semangat pendirian Muhammadiyah lebih dari seratus tahun lalu," ujar Sayed.
Ia juga mendorong agar warga Muhammadiyah di seluruh Aceh — mulai dari Aceh Tamiang hingga Aceh Singkil, dari Simeulue hingga dataran tinggi Gayo — dapat berperan aktif mendukung keberlangsungan UAD.
"Mari kita dorong putra-putri Muhammadiyah untuk menuntut ilmu di UAD Aceh. Begitu pula para kader muda dari Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah (NA), diharapkan ikut mensyiarkan bahwa UAD Aceh adalah milik persyarikatan Muhammadiyah Aceh," pungkasnya.Dengan berdirinya UAD Aceh, diharapkan lahir generasi sarjana yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berjiwa pengabdian, sesuai dengan visi "Intelektual Berkemajuan untuk Umat dan Bangsa."
TAPSEL Sejumlah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, menyatakan merasa n
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan tahun 2026 sebagai momentum penguatan sistem hubungan industrial nasional. Langkah ini be
EKONOMI
PADANGSIDIMPUAN Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan Jaminan Hidup bagi warga terdampak bencana banjir dan tanah lo
NASIONAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menilai tuntutan hukuman mati bagi anak buah kapal (ABK) asal Medan, Fandi Ramadh
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dengan suara bergetar dan mata berkacakaca, ibunda Fandi Ramadhan, Nirwana, menyampaikan permohonan penuh haru agar putranya di
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPSEL Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada 418 warga Desa Hutagodang, Kecamatan Batangtoru,
EKONOMI
MEDAN Pada malam ke3 bulan suci Ramadhan, Ustad Jumana Farid menekankan pentingnya sholat sebagai tiang agama dalam tausyiah singkat ya
AGAMA
JAKARTA Biaya politik yang tinggi disebut sebagai salah satu akar persoalan korupsi di Indonesia. Direktur Indonesia Political Review (I
POLITIK
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, menilai pengakuan Presiden ke7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang menyatak
POLITIK
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina, Muhammad Kerry Adrianto Riza, mengungkit
HUKUM DAN KRIMINAL